Di Banyuwangi Ada Pelatihan Spiritual Nusantara

Ketua yayasan Pesantian Jawa Dwipa Achmad Redi, Sekertaris PC Ansor Banyuwangi Muhammad Nawawi, Budayawan Banyuwangi Mbah Saeno, dan Tokoh Agama Ahmad Sayuri di Ballroom Blambangan 1 Hotel Santika

MEMOPOS.com,Bamyuwangi - Pelatihan Spiritual Nusantara (PSN) digelar di Blambangan Room I, Hotel Santika Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Pesantian Jawa Dwipa tersebut mengulik tentang sikap pluralisme dan kebangsaan.

Acara yang digeber sepanjang hari Sabtu (8/10/2022) ini terlaksana atas dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Hadir menjadi peserta, kalangan aktivis ormas, budayawan hingga spiritualis di seantero Bumi Blanbangan.

“Bertujuan membangun jalinan silaturahmi antar sesama masyarakat dengan segala perbedaan, meningkatkan rasa semangat kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara. Saya berharap acara ini bisa meningkatkan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia khususnya di Banyuwangi,” ucap Ketua Panitia Pelatihan Spritual Nusantara, Yuslan Fajarilah, Minggu (9/10/2022).

Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Banyuwangi Semakin Harum Mewangi 2022’, para spiritualis kabupaten ujung timur pulau Jawa diajak untuk meninggalkan sikap terlalu fanatik pada suatu ideologi. Alasannya, sikap tersebut dinilai dapat menghambat rasa kebhinekaan. Dan sikap fanatik yang berlebihan bisa menimbulkan rusaknya rasa persatuan dan kesatuan.

“Kita masih berada pada bulan Oktober awal, yaitu bulan Kesaktian Pancasila, maka dari itu dengan adanya acara ini sebagai pondasi kita dalam bermasyarakat yang multikultur sehingga tercipta komunitas yang aman kondusif,” cetus Yuslan.

Sementara itu, Saeno, salah satu tokoh spiritualis Banyuwangi menjelaskan bahwa Spiritual Nusantara adalah kemampuan olah rasa atau roso (dalam bahasa jawa) yang asli dari bumi pertiwi. Berasal dari seluruh pelosok negeri, spiritual nusantara bukanlah tentang agama ataupun politik.

“Olah roso asli nusantara ini tidak ada ajaran kebencian, iri dengki, ataupun menggunakan pembenaran, tetapi mengasah kemampuan olah roso agar bisa selalu berjalan di dalam kebenaran dan saling tepo sliro atau saling memahami,” katanya.

Pria yang akrab disapa Mbah Saeno ini juga membeberkan, praktik spiritual akan menciptakan kontol pengelolaan pikiran melalui jiwa. Melalui rasa yang bersumber dari hati nurani.

“Tentang memahami kekuatan sebuah etika perilaku baik dan buruk, komitmen terhadap pekerjaan dan menghargai tentang perbedaan,” ujarnya.

Mbah Saeno juga menerangkan, bahwa dalam laku spiritual akan memunculkan ketenangan, ketelitian, kesabaran, eling lan waspodho, lapang dada dan bijaksana. Dari sini bisa digaris bawahi bahwa, dalam spiritual seseorang bisa menemukan kunci utama dalam mencari solusi saat menghadapi atau menyikapi suatu permasalahan yang terjadi. Terutama dalam keberagaman untuk menciptakan kebangsaan yang sesuai dengan Pancasila.

Pelatihan Spiritual Nusantara (PSN) ini berlangsung cukup khidmat. Para peserta nampak menikmati acara demi acara. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Yayasan Pesantian Jawa Dwipa Achmad Redi, Pemateri dari Sekertaris PC Ansor Banyuwangi, Muhammad Nawawi.(Im)

Related

Headline 3767496245587399247

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item