Pelatihan Aplikasi “SIP SAE” Dan Antropometri Dalam Pemantauan Gizi Remaja Pada Siswa SMPN 2 Desa Kemuning Lor

Oleh : Zora Olivia., S.Farm., Apt., M.Farm, Nita Maria Rosiana, S.TP, M.Sc, Ery Setiyawan Jullev Atmadji, S.Kom, M.Cs, dr. Arinda Lironika., M.Kes. 

MEMOPOS.com,Jember - Stunting cukup erat berkaitan dengan gizi remaja dimana periode ini sebenarnya merupakan waktu yang paling tepat mencegah stunting. Selain itu, masalah gizi remaja dapat menyebabkan rendahnya kualitas tingkat pendidikan, tingginya angka absensi dan meningkatnya angka putus sekolah. Prestasi belajar anak dengan gizi kurang seperti stunting dapat terpengaruh, karena daya tangkap anak dalam mengikuti pelajaran di sekolahnya terganggu. Oleh karenanya, masalah status gizi pada remaja perlu mendapat perhatian. 

Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Jember yang diketuai oleh Zora Olivia, bermitra dengan SMPN 2 desa Kemuning Lor dalam upaya memantau status gizi remaja guna mencegah KEK dan Stunting.

Nita Maria menyampaikan ada beberapa permasalahan gizi remaja yang terdapat di SMPN 2 desa Kemuning Lor yaitu sarana UKS belum optimal dimanfaatkan untuk pemantauan status gizi siswa, keterbatasan pengetahuan tentang gizi remaja sehingga belum ada kesadaran akan pentingnya pemantauan status gizi, banyak siswa yang tidak sarapan dikarenakan belum adanya informasi tentang pesan gizi seimbang pada remaja, ketidaktahuan cara mengukur dan menentukan status gizi yang benar dan belum adanya kemudahan akses informasi gizi remaja dalam mencegah KEK dan stunting. 

Melalui kegiatan ini ditawarkan beberapa aktivitas untuk membantu mengatasi permasalahan gizi remaja, seperti meningkatkan kapasitas UKS dan memberikan penyuluhan serta pendampingan dalam memantau status gizi. Pada kegiatan ini, penyampaian materi penyuluhan tentang bagaimana cara memantau status gizi remaja disampaikan oleh Zora dan pesan gizi seimbang berikut variasi makanan tambahan anak sekolah disampaikan oleh Nita. 

Selanjutnya, siswa dan guru didampingi oleh Arinda untuk melakukan praktek pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan. Siswa dan guru diajari cara menggunakan timbangan berat badan dan stature meter dengan benar agar dapat mengetahui status gizi masing-masing siswa.

Disamping itu Ery Setiawan telah merancang aplikasi SIP SAE untuk memudahkan guru atau sekolah memantau status gizi peserta didiknya. Setelah mendapatkan data berat badan dan tinggi badan dari kegiatan sebelumnya, data tersebut diinputkan ke dalam system. Guru dan siswa pengelola UKS diberikan pelatihan penggunaan aplikasi SIP SAE oleh Ery. Pada pelatihan ini, guru dan siswa diberikan informasi memasukkan data dan menginterpretasikan data pada system. Harapannya, status gizi peserta didik di SMPN 2 desa Kemuning Lor dapat terpantau secara rutin dan kejadian KEK atau stunting bisa dicegah. Perwakilan guru dari MPN 2, Ibu Atik menyampaikan mendapat manfaat dari mengikuti kegiatan pengabdian ini.

Related

Opini 8748063999073909142

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item