Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Kopi Sebagai Media Subtitusi Dalam Budidaya Jamur dan Pelatihan Teknologi Olahan Serta Pemasarannya Sebagai Penerepan Industri Kopi Berbasis Produksi Bersih di Kecamatan Arjasa

Oleh: Dwi Putro Sarwo Setyohadi, M.Kom.

Dr. Dhanang Eka Putra, S.P., M.Sc

Refa Firgiyanto, S.P., M.Si

Eva Rosdiana, S.P., M.P

MEMOPOS.com,Jember - Kopi merupakan salah satu komoditas utama di wilayah Kabupaten Jember. Salah satu wilayah yang ditanami kopi arabika dan robusta terdapat di Desa Kemuning dengan luas1087,68 Ha, mempunyai ketinggian 150 – 750 dpl. Salah satu petani kopi yang juga merupakan pengepul didaerah ini yaitu Pak Jumarto yang ada di Dusun Rayap Desa Kemuning. Diketahui bahwa Total produksi kopi Pak Jumarto bisa mencapai 1,5 – 2 ton dengan limbah kulit kopi yang sangat banyak. Oleh karena itu, penerapan teknologi yang tepat guna dalam rangka memanfaatkan kulit kopi sangatlah dibutuhkan untuk diolah menjadi media tanam jamur tiram selaim itu juga dapat menciptakan industri kopi yang berbasis produksi bersih (cleaner production). Seperti diketahui produksi bersih merupakan suatu strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif, terpadu dan diterapkan secara kontinyu mulai dari proses produksi, produk, hingga jasa supaya bisa mengurangi resiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Diketahui bahwa di Desa kemuning ini petani yang melakukan budidaya jamur masih tergolong sedikit sehingga dibutuhkannya upaya melalui pendekatan holistic berbasis riset multidisiplin baik ditingkat produsen jamur maupun pengolah jamur serta teknologi pemasarannya agar kegiatan usaha yang dilakukan oleh mitra dapat berjalan secara berkelanjutan.

Untuk itu tim Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Jember yang terdiri dari Dwi Putro, dkk sudah melakukan pengabdian ini dan menghasilkan Kegiatan budidaya jamur dimulai dari berkoordinasi dengan mitra jamur, memberikan pelatihan dengan berkunjung secara langsung di rumah mitra agar bisa melakukan budidaya jamur dengan baik yang dimulai dari bagaimana memilih media yang sesuai, melakukan sterilisasi, inkubasi, inokulasi, panen hingga ke pemasarannya, juga sudah dilakukannya FGD (Focus group discussion) agar memperoleh informasi tentang permasalahan dan potensi yang bisa dikembangkan seperti limbah kulit kopi yang sangat melimpah yang bisa dijadikan media

Related

Opini 4585620227198533399

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item