Polresta Dan Pemkab Banyuwangi Turun Tangan Atas Oknum Pemalakan Wisatawan Yang Viral

Bramudya Kepala Dispar Banyuwangi

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Baru-baru ini sebuah unggahan di media sosial menggegerkan warganet. Pasalnya postingan tersebut memuat keluhan wisatawan karena adanya tindakan pemerasan oknum pungli pada salah satu destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi.  

Sebelumnya, cuitan di media sosial yang berasal dari Facebook dengan akun Isma Irmawati viral, hingga saat ini postingan keresahannya itu pun sudah dikomentari oleh 200 lebih netizen yang heran dengan kejadian tersebut, bahkan tak sedikit pula yang menceritakan pengalaman pemalakan yang pernah menimpa mereka.

Peristiwa itu disebut terjadi di Pantai Bangsring, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, pada Minggu (03/07/2022). Korban menceritakan dirinya dan rombongan yang berasal dari Jember itu dipaksa untuk membayar Rp150.000 oleh seorang oknum sebagai ongkos pengawalan guna menuju destinasi wisata yang dituju.

Alih-alih menjelaskan bagaimana aturan pengawalan yang dimaksud secara rinci, oknum tersebut bersikap arogan hingga merusak dan mencoret bus rombongan lain yang pada saat itu bebarengan dengan bus korban.

Pemkab Banyuwangi yakni Jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi bersama pihak kepolisian dan kepala desa setempat bergerak cepat mengidentifikasi terduga oknum pelaku pemalakan tersebut.

"Tadi malam saya ditelepon Ibu Bupati (Ipuk Fiestiandani) dan diperintah untuk bergerak cepat. Pagi tadi kami telah berkoordinasi dengan polsek dan kades setempat untuk melakukan penyelidikan terhadap terduga oknum pelaku pemalakan. Jika terbukti benar, tentu akan ada tindakan tegas," papar M.Y. Bramuda, Kepala Disbudpar Banyuwangi, Kamis (7/7/2022). 

"Atas nama pemerintah daerah kami sangat menyesalkan kejadian ini. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk perbaikan pariwisata Banyuwangi ke depan, jangan sampai ulah oknum, kemudian merusak momentum pemulihan ekonomi sektor wisata, " tegas Bramuda. 

Selain langkah penyelesaian, pemkab juga menyiapkan langkah antisipatif guna mencegah kejadian berulang. 

"Kami juga menggelar rapat bersama seluruh pelaku pariwisata di Desa Bangsring, polsek, satpol pp, kepala desa, BPD, dan forpimka Wongsorejo untuk menyusun SOP termasuk soal penataan kendaraan, demi menjaga kenyamanan pengunjung dan wisatawan," tambah Bramuda. (Im)

Related

Metropolis 1120358960509815632

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item