Oknum Pengasuh Ponpes Yang Sempat Gemparkan Warga,Sikap Forum Singojuruh Bersatu (FBS)Terus Mengawal

FSB Angkat Bicara dan Terus Mengawal Perkosaan Oknum Pengasuh Ponpes

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Forum Singojuruh Bersatu (FSB) mendatangi kantor Kecamatan Singojuruh.Forum yang bermarkas di Singojuruh langsung menyikapi terkait kejadian tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum pengasuh pondok pesantren Ihya' Ulumudin di Desa Padang tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada Hari Selasa, 28/06 pukul 10.00 Wib-Selesai bertempat di aula kantor Kecamatan Singojuruh. Dalam mediasi turut dihadiri oleh Kapolsek Singojuruh, Anggota Koramil, Camat Singojuruh beserta masyarakat dari forum masyarakat Singojuruh bersatu, wakil ketua DPRD dan dari perwakilan pengurus pondok yang di hadiri oleh Kepala sekolah Ihya' Ulumudin Padang. 

Ketua FSB M. Vahid Faiq menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum pengurus pondok pesantren Ihya' Ulumudin Padang sangat mencoreng dunia khususnya dunia pendidikan pondok. Guru yang seharusnya mengayomi dan melindungi para santriwati dan santriawan malah melakukan tindakan yang tercela.

FSB akan terus mengawasi dan mengawal kasus ini dan FSB percaya penuh terhadap Institusi Kepolisian Polresta Banyuwangi dalam menidak tegas pelaku FZ yang di duga melakukan tindakan asusila kepada peserta didiknya. 

Lebih lanjut Vahid, dirinya bersama FSB menghimbau kepada masyarakat yang ada di sekitar pondok Ihya' Ulumudin padang dan Banyuwangi untuk tidak takut memasukan anak-anaknya ke pondok pesantren. 

Vahid juga menyayangkan tindakan yang dilakukan FZ yang notabene sebagai Mantan Ketua Partai dan mantan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi yang tidak mencerminkan sosok yang berpendidikan serta pemimpin yang baik.

Sedangkan Kapolsek Singojuruh AKP Syajad menghimbau kepada masyarakat yang ada di area sekitar pondok dan sekitarnya untuk sabar, tenang dan tidak terprovokasi yang menurunkan citra masyarakat padang serta terpancing dengan adanya kasus yang terjadi di lingkungan Pondok Ihya' Ulumudin. 

Syajad dengan tegas menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang karena kasus ini sudah di proses oleh Polresta Banyuwangi. Jajaran polsek akan membackup secara penuh keamanan yang ada di wilayah pondok dan desa padang.

Wakil ketua DPRD Michael yang sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat sangat menyangkan dan menyesali kejadian yang terjadi di pondok pesantren Ihya' Ulumudin padang. Partai Demokrat memiliki progam untuk meningkatkan pondok pesantren secara mandiri.

Masih kata Michael, Michael tau bahwa pondok pesantren banyak menolong masyarakat Banyuwangi melalui pendidikan dan akhlak. Mulai 1 tahun lalu melakukan pendampingan kepada pondok pesantren memiliki progam pondok pesantren yang mandiri tidak bergantung atau di gantung oleh orang-orang politik. Walaupun sejatinya saya (Michael orang politik) Michael miliki visi misi tersendiri mengajarkan kepada Kyai-kyainya untuk memberikan pengajaran pendidikan kepada pondok pesantrennya/santrinya. 

Michael saat-saat ini ingin membatu atas kejadian ini, sangat menyesali kejadian yang terjadi, ini bukan karena pondok pesantrennya melainkan karena oknum-oknumnya. Lebih lanjut Michael mengatakan pemilik pondok bukan Beliau (terduga pelaku). Michael menghimbau kepada masyarakat untuk tidak gebyar uyah dan menyakinkan kepada masyarakat untuk pondok pesantren ini sangat-sangat ikut berkontribusi terhadap pendidikan dan akhlak masyarakat Banyuwangi. 

Michael mengatakan bahwa dirinya siap untuk meningkatkan pondok pesantren lebih baik, nantinya Michael akan melakukan kunjungan ke pondok pesantren melalui kepala desanya dengan melakukan komunikasi, apa yang bisa di bantu oleh dirinya selaku Wakil Ketua DPRD, serta mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak mengecap pondok pesantren melakukan tindakan yang tercela seperti itu, saya yakin dan jamin itu.

Michael menambahkan,dirinya sudah berpuluh-puluh kali masuk ke pondok pesantren cukup baik, dirinya meminta kepada rekan media untuk menjelaskan kepada wali santri untuk yang berawal dari ulah oknum serta memberikan kepengurusan pondok pesantren yang baru serta menjelaskan bahwa itu adalah ulah oknum bukan dari pondok pesantren, sehingga santri dapat kembali belajar di lingkungan pondok.(Aly)

Related

Headline 7799775623072590291

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item