LP Maarif NU Banyuwangi Mendukung Penuh Program Madrasah Digital

Zaki Al Mubarok ketua LP Ma'arif

MEMOPOS.com,Banyuwangi -  LP Maarif NU Banyuwangi, Jawa Timur, mendukung penuh program Madrasah Digital yang kini digaungkan Kementerian Agama RI (Kemenag RI).

Program ini dinilai akan mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.Sekaligus akan membawa lompatan lembaga madrasah dalam bersaing dengan lembaga pendidikan umum di Bumi Blambangan.

"Lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma’arif, yang memiliki kemampuan harus ikut program Madrasah Digital," ucap Ketua LP Maarif Banyuwangi, Zaki Al Mubarok, Sabtu (4/6/2022).

Apa yang dilontarkan Gus Zaki, sapaan akrab Zaki Al Mubarok, sangat beralasan.

Suksesi terhadap program Madrasah Digital, memang telah diamanatkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Nomor: 6065 Tahun 2021 tentang Petunjuk teknis pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Madrasah Tahun Anggaran 2022.

Dalam pengalokasikan anggaran, disitu gamblang dijabarkan bahwa dalam kegiatan rutin disebutkan peruntukan pengadaan jasa website sekolah. Dan dalam kegiatan non rutin fisik, tegas ditulis alokasi dukungan transforasi digital madrasah.

Dengan kata lain, digitalisasi madrasah bukan hanya dirancang pemerintah dalam bentuk program. Namun juga didukung dalam sisi anggaran. Jadi saat satuan lembaga pendidikan memiliki iktikad untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan, sudah pasti akan menjalankan.

Namun, menurut Gus Zaki, kondisi dilapangan masing-masing sekolah memiliki kemampuan yang berbeda. Misal antara madrasah yang berada di perkotaan dan daerah pinggiran. Termasuk perbedaan jumlah peserta didik.

"Baik dalam segi kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) maupun anggaran kan beda," ungkapnya.

Fakta di lapangan tersebut dianggap sebuah tantangan yang harus dipecahkan bersama agar program Madrasah Digital memiliki manfaat maksimal. Untuk itu, menurut Gus Zaki, diperlukan sebuah formula khusus. Salah satu contoh dengan dibarengi program Madrasah Asuh Madrasah.

"Jadi madrasah yang punya kemampuan lebih, baik dari segi SDM, pelaksanaan pendidikan, maupun anggaran, dapat saling membantu atau mensubsidi madrasah yang berada didaerah pinggiran yang barangkali ada kendala," cetusnya.

"Tujuanya agar pelaksanaan program Madrasah Digital bisa berjalan lancar," imbuh Zaki.

Ketua LP Maarif Banyuwangi juga menyampaikan bahwa program Madrasah Digital akan membawa warna baru dikalangan lembaga madrasah. Karena cukup melalui website Kemenag Banyuwangi, bisa memantau perkembangan masing-masing madrasah.

Begitu pula antar madrasah, bisa saling pantau dan mampu menumbuhkan iklim positif. Apalagi jika program Madrasah Digital juga dibarengi upaya peningkatan SDM lembaga pendidikan. "Garis besarnya, LP Maarif Banyuwangi, mendukung penuh program Madrasah Digital," tegas Gus Zaki.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, Moh. Amak Burhanudin menyampaikan, digitalisasi madrasah atau program Madrasah Digital, bukan hanya tuntutan zaman. Namun sudah menjadi kewajaran. Karena madrasah harus bisa bersaing sekaligus terus meningkatkan mutu pelayanan.

Dan Madrasah Digital, memang merupakan program unggulan dari Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Sebagai upaya peningkatan mutu dan pelayanan lembaga pendidikan madrasah. Agar pada tahun-tahun ke depan tidak ada satu pun madrasah di tanah air yang tertinggal dalam masalah digitalisasi di era metaverse.

Maka jangan heran, Kemenag RI mencantumkan digitalisasi madrasah dalam alokasi penggunaan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Madrasah Tahun Anggaran 2022. Program ini pun mendapat dukungan penuh LP Maarif NU Banyuwangi. (Im)

Related

Pendidikan 5627683403287372094

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item