Pencuri Ternak Di Pulau Sangiang Bima, NTB Tengah Dikejar Polisi

Istimewa

MEMOPOS.com,NTB - Sejumlah warga pemilik hewan ternak  dari Desa Hidirasa dan dari Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengalami pencurian hewan miliknya, berupa kerbau yang dipelihara di Pulau Sangiang  resah.

Salahsatunya adalah bernama H.Mustamin, H. Abdullah, S.Pd, (61) Warga masyarakat Desa Hidirasa, Kecamatan Wera Kabupten Bima, NTB mengaku  kepada media ini bahwa hewan ternak miliknya dan hewan ternak milik warga lainnya di curi orang tak dikenal.

Demikian dikatakan H.Mustamin H.Abdullah, S.Pd kepada wartawan media ini Muhammad Taqwa saat dikonfirmasi via telp seusai Jumat ( 13/5/2022)

Mantan Pengawas Diknas Kabupaten Bima di Kacamatan Wera itu mengaku bahwa sejak tanggal 5 Mei 2022 telah melapor /mengadukan hal ini kepada Kapolres Bima Kota melalui Polsek Wera, Bima NTB.

Mustamin mengirim kepada media ini bukti Surat tanda terima Laporan Pengaduan No.STPL / K / 48 / V 2022 / NTB / Res. Bima Kota / / Sek . Wera. Tentang dugaan Tindak Pidana Pencurian.

Mustamin H.Abdullah yang juga mantan Kepala Sekolah di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB itu, menerangkan kajadian kehilangan hewan ternak milik warga termasuk hewan ternak miliknya yang dipelihara di Pulau Sangiang itu bukan hanya kali ini saja tetapi telah berkali-kali. Namun tidak pernah ketangkap malingnya.

Mantan Pengawas Diknas Kabupaten Bima di Kecamatan Wera itu menjelaskan bahwa pada laporan terdahulu kerbau milik warga sebanyak 9 ekor hilang.

Setelah 2 hari kemudian tepatnya pada hari Raya Idul Fitri tahun 2022 hewan ternak milik warga hilang lagi sebanyak 2 ekor kerbau.

Bahkan 2 bulan sebelum kejadian pada hari raya idul fitri tahun 2022 pernah juga terjadi pencurian hewan ternak di Pulau Sangiang itu sebanyak 7 ekor kerbau, dicuri. Sehingga jumlahnya hewan ternak yang curi sebanyak  18 ekor kerbau.

Yang menarik adalah kejadian tindak pidana pencurian hewan ternak itu dilakukan sudah 7 kali berturut-turut, dipulau Sangiang, ditempat yang sama dan pada tahun yang sama.

 Modus Operandinya adalah hewan ternak milik warga itu langsung dipotong/disembelih ditempat kejdian perkara (TKP). Semua kepala kerbau yang dipotong/disembeli disimpan di TKP tidak dibawa oleh pencuri. diduga para pelaku mengangkut hasil curiannya lewat Laut. 

Atas pencurian hewan ternak sebanyak 18 ekor tersebut warga mengalami kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. 

Atas Pertanyaan Wartawan Media ini Mustamin yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Bima itu membenarkan bahwa Kapolres Bima Kota melalui Kapolsek Kecamatan Wera Bima, NTB telah merespon dengan cepat pengaduan masyarakat tersebut walaupun malingnya belum ketangkap dan masih dikejar polisi.sebutnya.

Pada saat ini lanjut Mustamin (13/5/2022,Red)  dirinya dan warga setempat dipimpin langsung Kapolsek Wera IPTU Husnain bersama anggotanya, Polsek Wera menuju TKP melalui jalur laut mewakili Kapolres Bima Kota menuju TKP di Pulau Sangiang menggunakan perahu/Sampan.

Diakui Mustami untuk menuju TKP di Pulau Sangiang itu tidak ada pilihan lain, harus melalui jalur laut menggunakan sampan/perahu. Mustamin berharap semoga malingnya segera ditangkap.

 Pada saat perjalanan menuju TKP, rombongan diguyur hujan lebat, perahu pun dihantam  ombak, tetapi kapolsek Wera mewakili Kapolres Bima Kota dan anggotanya , serta masyaratkat tetap saja nekat melaksanakan tugasnya dengan baik hingga sampai pula di TKP.tuturnya.

Mustamin berharap kepada pemerintah daerah untuk mencari solusi agar kejadian pencurian seperti ini tidak terulang lagi.

 Solusinya antara lain pemerintah disiapkan anggaran pada APBD /APBN untuk beli Spit Boot supaya warga setempat berganti ganti mengdakan ronda dilaut. Dan atau siapkan warga yang khusus yang menjaga disana.

Selain itu Tokoh masyarakat Bima ini memohon kepada bapak kapolri/Kapolda NTB/ Kapolres Bima untuk perintahkan Polairud untuk intensifkan penjagaan dilaut karena pencurian ini dipastikan lewat laut karena tidak ada jalan via darat.

Kapolres Bima Kota melalui Kapolsek Wera Bima NTB IPTU Husnain yang dihubungi Wartawan Media ini via telp pada Jumat (13/5/2022) membenarkan telah menerima pengaduan warga masyarakat Desa Hidirasa, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima  atas nama H.Mustamin H.bdullah,S.Pd dan perkara tindak pidana pencurian tersebut kini tengah dilidik. Sebutnya.

Sebagai bukti keseriusan pihak polisi menangani perkara tindak pidana pencurian tersebut ternyata Kapolsek Wera IPTU Husnain dan anggotanya pada saat di hubungi wartawan media ini sedang berada ditengah laut menuju Pulau Sangiang untuk memastikan bahwa telah terjadi pencurian hewan ternak warga tersebut.

Atas pengaduan warga tersebut dan terjadinya pencurian itu di duga melalui laut maka pihak nya telah pula berkoordinasi dengan Polairud. Imbuhnya.


Taqwa NTB.

Related

Hukum Kriminal 5509492471003207665

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item