Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi dan Ayam Di Banyuwangi Merangkak Naik

Penjual Daging di Pasar Tradisional Banyuwangi

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Menjelang hari raya haji atau Idul Adha 1443 H harga daging sapi dan ayam di Bumi Blambangan merangkak naik mengikuti kenaikan komoditi bahan pangan lainnya.

Pasalnya, kenaikan harga daging sapi sudah mulai terlihat di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Banyuwangi. Besaran kenaikan mencapai Rp5000 untuk daging sapi per kilogramnya, begitupun diikuti dengan daging ayam yang mengalami kenaikan Rp1000 sampai Rp2000 setiap harinya. 

Seperti diungkapkan oleh salah satu pedagang daging sapi di Pasar Induk Banyuwangi, Jawa Timur, Andre mengatakan kalau harga daging sapi mulai merangkak naik sejak hari Jumat (27/5/2022) lalu.

"Harga kualitas daging sapi super yang biasanya stabil di kisaran Rp125.000 naik menjadi Rp130.000 perkilo, sedangan harga daging sapi kualitas biasa yang sebelumnya di jual dengan harga Rp110.000 naik menjadi Rp115.00 sampai Rp120.000," ujarnya, Selasa (31/5/2022).

Kenaikan harga daging sapi setiap tahunnya dianggap hal yang wajar karena seperti yang kita ketahui kenaikan harga bahan pokok selalu terjadi setiap tahun menjelang Hari Raya keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, serta Natal. Tak heran, kondisi tersebut dianggap sebagai pola tahunan oleh masyarakat.

"Memang sudah biasa setiap tahun mas, saat musim haji semua kebutuhan terus naik, terutama daging," katanya.

Selaras dengan hal tersebut pedagang daging ayam pun merasakan hal yang sama, meski kenaikan harganya tidak begitu drastis, namun setiap harinya secara perlahan harga daging ayam terus mengalami kenaikan.

"Setiap hari naik terus, meski naiknya hanya Rp1000 sampai Rp2000," kata Mahmuda,

Daging ayam yang awalnya dibanderol dengan harga Rp31.000  per hari ini di pasar Banyuwangi terpantau di angka Rp32.000, namun harga tersebut diprediksi akan terus naik, pasalnya musim haji dan kurban sudah dekat.

"Mengingat sebentar lagi Idul Adha, pelanggan banyak butuh daging, apalagi saat ini banyak hajatan haji," bebernya.

Tentu saja yang menjadi pemicu kenaikan harga daging ayam tersebut ditengarai oleh tingginya permintaan konsumen. Kendati demikian hingga kini penjualan di lapak daging milik Mahmuda masih lancar. Tidak ada konsumen yang mengeluhkan kenaikan harga daging sapi dan ayam tersebut.

"Para pelanggan masih tetap membeli meskipun harga daging naik namun dirasa relatif stabil," tandasnya.(Nur/Eko)

Related

Ekonomi Bisnis 1342773080147767257

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item