Minyak Goreng Curah Susah Di Banyuwangi, Pembeli Sampai Antre Berjam - Jam

Antrian Minyak Goreng Warga

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Minyak goreng curah di Banyuwangi, Jawa Timur, susah didapat, padahal baru saja disubsidi oleh pemerintah.

Para pedagang kelontong harus antre di distributor minyak goreng curah di depan Kantor Kecamatan Banyuwangi, Toko Obor.

Mirisnya, para pedagang harus antre mulai dari pagi agar mendapat jatah minyak goreng curah.

Namun itu tidak bisa berlangsung cepat karena pedagang harus antre sampai berjam - jam. Mirisnya lagi para pedagang harus antre di panasnya terik matahari.

Antrean untuk mendapatkan minyak goreng curah itu tak jauh dari DPRD Banyuwangi dan Kantor Kecamatan Banyuwangi.

Maryati (32), warga Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah mengaku mulai antre sejak jam 10.00 WIB, Sabtu 19 Maret 2022 pagi. Satu jam menunggu belum juga mendapat giliran pelayanan.

"Sudah langganan disini sejak dua tahun. Minyak kemasan dan minyak curah sama - sama susah dan sulit," aku Maryati ketika mengantre.

Lama menunggu antrean tak menjamin Maryati membawa pulang banyak minyak curah. Agen tempatnya mengantre membatasi pembelian 20 kilogram.

"Minyak goreng curah ini dijual lagi. Sudah 3 minggu ini sulit dan belinya dibatasi 20 kilogram. Perkilo harganya Rp 15.300," ucapnya.

Linda (41), warga Bulupayung, pun antre sejak pagi dan baru dilayani pada pukul 10.00 WIB. Ia rela antre untuk mendapatkan minyak goreng curah dagangannya.

"Minyak goreng curah ini mau dijual lagi di Pasar Pujasera," ungkap Linda.

Abdul Karim (63), warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, rela panas-panasan hingga pakaian yang dikenakan basah penuh keringat demi mendapat jatah minyak goreng curah yang susah didapat.

"Tahunya dapat info lewat tangki bawa jurigen, terus ikut antre disini," tutur Abdul Karim.

Kasir Toko Obor, Sinta, mengakui bahwa stok minyak goreng curah di toko tempatnya bekerja sempat mengalami kekosongan.

"Kemarin kosong, baru ada hari ini. Tadi sudah banyak kita jual, dibatasi 60 kilogram," terang Sinta.

Ternyata semakin siang jumlah antrean pedagang minyak goreng curah di depan Toko Obor kian ramai. Akhirnya pembelian dibatasi 20 kilogram per pedagang.

"Berhubung banyak yang antre kita batasi biar semua rata. Pembeli yang antre rata - rata dari pedagang di wilayah Banyuwangi. Sebelum langka kita jual Rp 12.100 per kilogram. Sekarang Rp 15.300 perkilogram," jelasnya. (Im)

Related

Headline 353864292444371356

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item