Ketum LDKS - PIJAR Angkat Bicara Sikapi Maraknya Praktek Bank Plecit

Bondan Madani Aktifis dan Ketum Pijar

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Banyaknya keluhan masyarakat atas maraknya praktek rentenir berkedok koperasi dengan pinjaman berbunga tinggi di kabupaten Banyuwangi rupanya mendapatkan tanggapan dari Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS), Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR).

Melalui Bondan Madani, ketua umum LDKS-PIAR mengatakan bahwa maraknya praktek rentenir berkedok koperasi yang ditengah masyarakat lebih dikenal dengan sebutan bank titil, bank plecit, bank setan dan lainnya adalah bentuk lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi serta pihak berwenang lainnya terutama pada dinas koperasi.

“Sesuai fakta dan data yang kami dapatkan dari beberapa keluhan warga kepada kami, dibandingkan manfaat lebih banyak kerugian yang dialami warga ketika meminjam dana dari mereka karena saat pencairan dana sudah dipotong dan sudah harus dicicil pokok beserta bunga pada minggu berikutnya, itupun dengan bunga yang sangat tinggi dan jelas melanggar undang-undang, aturan serta azaz koperasi ,” terang Bondan Madani, aktivis muda yang juga dikenal dengan julukan Si Raja Demo itu, Kamis (31/3/2023).

Bondan juga menambahkan adanya cara-cara penagihan angsuran atau setoran kepada warga peminjam yang dilakukan dengan cara kasar bahkan hingga mendatangi rumah warga pada saat larut malam, salahsatu contohnya yang terjadi di wilayah desa Sraten hingga sampai dilaporkan ke polisi.

“Banyak oknum debt kolektor bank plecit yang terkadang hingga masuk rumah tanpa permisi ketika melakukan penagihan ke warga, di wilayah Purwoharjo bahkan ada yang melakukan tindak pidana pencabulan kepada anak pemilik rumah dan saat ini kasusnya sedang ditangani polsek setempat,” imbuhnya.

Masih kata Bondan, untuk itu pihaknya beserta beberapa lembaga swadaya serta aktivis pergerakan yang ada dikabupaten Banyuwangi dalam waktu dekat akan segera mengajukan hearing kepada DPRD kabupaten Banyuwangi untuk membahas permasalahan tersebut

“Kita akan minta agar DPRD memanggil bupati, kepala dinas koperasi kabupaten Banyuwangi, Ketua Koperasi Simpan Pinjam se-kabupaten Banyuwangi dan juga pihak terkait lainnya agar permasalahan yang saat ini banyak dikeluhkan warga masyarakat bisa segera mendapatkan tindakan, jika diperlukan bisa saja kita minta juga ada perda baru yang mengatur tentang operasioanal koperasi.” pungkas Bondan dengan tegasnya. (Im)

Related

Serba Serbi 5411507720824340143

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item