Bayar Kompensasi Mantan Karyawan, Komisi III DPRD Banyuwangi Minta Sertifikasi Aset Pernah Dikelola PDAU

Rapat DPRD di Gedung Wakil Rakyat Banyuwangi

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Tim likuidasi Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Pemkab Banyuwangi secara bertahap telah menuntaskan persoalan kompensasi kepada mantan karyawan PDAU setelah dibubarkan sejak tahun 2014 lalu.

Untuk selanjutnya Komisi III meminta kepada Pemerintah daerah untuk segera menuntaskan dan memperjelas status seluruh aset yang pernah dikelola PDAU.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari usai menggelar rapat kerja bersama Tim likuidasi PDAU, Rabu 02 Maret 2022.

“ Sebelumnya Komisi III telah menargetkan tim likuidasi PDAU untuk segera menyelesaikan persoalannya pasca dibubarkan pada tahun 2014 lalu, termasuk juga dengan kejelasan status aset Pemkab yang pernah dikelola , “ ucap Emy Wahyuni saat dikonfirmasi Awak Media.

Politisi Partai Demokrat asal kecamatan Gambiran ini menyampaikan, sebelumnya Komisi III telah menggelar rapat kerja dengan eksekutif pada bulan Agustus 2021 lalu untuk mendorong optimalisasi aset daerah.

“ Dalam raker tersebut,pihaknya memberikan target kepada tim likuidasi Pemkab Banyuwangi untuk menyelesaikan persoalan PDAU, bisa tuntas pada tahun 2022 ini, termasuk dengan kejelasan status aset yang pernah dikelola PDAU , “ ucap Emy.

Beberapa aset daerah yang pernah dikelola PDAU saat ini belum dapat memberikan kontribusi maksimal kepada daerah antara lain, tanah perkebunan kelapa di Kecamatan Muncar dan kebun kopi di Kalibaru.

Untuk perkebunan kopi produktif, sejak puluhan tahun dikuasai oleh warga setempat yang sebelumnya karyawan PDAU Banyuwangi.

“ Aset tanah yang di Kalibaru ini hampir 700 ribu meter persegi ini banyak kendala karena selama ini dikelola oleh masyarakat,kita ingin pendekatan dari tim likuidasi Pemkab agar dapat segera di sertifikasi sehingga statusnya jelas, ketika nanti Kembali disewa dan dikelola masyarakat yang penting ada alur perjanjian yang resmi , “ ungkapnya.

Selanjutnya untuk pembayaran kompensasi mantan karyawan PDAU telah diselesaikan dengan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 300 juta. Berdasarkan perhitungan akhir, saat ini PDAU masih memiliki saldo keuangan sebesar Rp. 150 juta.

“ Dari saldo akhir yang dimiliki PDAU saat ini sebesar Rp. 150 juta namun PDAU masih mempunyai tunggakan pajak PBB sebesar Rp. 90 juta kepada daerah,kita berharap segera diselesaikan , “ tegasnya.

Sementara Asiaten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banyuwangi, Dwiyanto menyampaikan, pada prinsipnya Pemkab Banyuwangi akan segera menyelesaikan status kepemilikan aset daerah.

“ Untuk aset daerah yang berada di wilayah Kecamatan Muncar sudah tidak ada masalah. Selanjutnya dalam waktu singkat kita akan menyelesaikan status kepemilikan aset daerah yang berada di Kecamatan Kalibaru, “ ucap Dwiyanto.

Penyelesaian status aset daerah yang berada di wilayah Kecamatan kalibaru, dibutuhkan pendekatan dengan Camat selaku pemangku wilayah dan tokoh masyarakat karena luasnya aset yang sementara ini dikelolah oleh masyarakat.

“ Untuk aset yang di kalibaru, kita akan melakukan pendekatan dengan masyarakat yang selama ini mengelola dalam artian tidak mengurangi pendapatan mereka, nanti akan kita buatkan perjanjian sewa menyewa lahan , “ tutup Dwiyanto mengakhiri wawancaranya. (Im)

Related

Pemerintahan 8216041203102127419

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item