Sidang Dengan Terdakwa Jahja Komar Hidayat JPU Hadirkan Saksi Notaris

JPU saat Hadirkan Saksi Notaris

MEMOPOS.com,Jakarta - Selasa 11/01/2022 PN Jaktim menggelar sidang perkara terdakwa Jahja Komar Hidayat dengan agenda JPU menghadirkan saksi Notaris Elza Gazali. Sidang diketuai oleh majelis hakim Agan Syarief Baharudin. SH. MH anggota Lingga Setiawan. SH. MH, dan Nyoman Suharta.SH. 

Dalam keterangan saksi Elza Gazali mengatakan, saya hanya merubah jajaran Direksi PT Tjitajam. Komar Hidayat sebagai Direktur utama dan Lorensius Hendra Soetjipto sebagai komisaris. 

Jadi permintaan Lorensius Hendra Soetjipto dimintakan membuatkan akta notaris saja dan tidak didaftarkan di kementrian kehakiman, terang saksi saat ditanyakan jaksa penuntut.

Penasehat hukum terdakwa Jahja Komar Hidayat, Reynold. SH dan Tim pertanyakan tadi menyebutkan akta Notaris Nomor 108 tanggal 12 Agustus 1998 saksi jawab sebelum dibaca terlebih dahulu dalam penyusunan akta No 108 dan perubahan nama-nama saja.

Lanjut Reynold pertanyakan pada saksi menyakut akta nomor 108 mengenai peraturan perubahan akta saksi menjawab perubahan penyusunan direksi hanya dilaporkan saja pada saat itu dan tahun 1998  tidak ada aturan dari Kehakiman.

Pada saat datang dikantor Notaris Elza Gazali membaca bahwa terdakwa Jahja Komar Hidayat pemegang saham PT Tjitajam 100 persen milik Jahja Komar Hidayat, Ungkap Elza Gazali.

Majelis hakim Lingga Setiawan. SH. MH pertanyakan siapa yang menghadap ke kantor Notaris Elza Gazali data dokumen akta sucipto nomor 108 isinya dan apa yang dibawa oleh Lorensius Hendra Soetjipto benar atau tidak saham yang dipegang oleh Lorensius Hendra Soetjipto sebanyak 2250 lembar saham dan PT Surya mega Cakrawala sebanyak 250 lembar saham saksi menjawab waktu itu diperiksa oleh biasa yang bikin akta dan saksi Elza Gazali hanya memeriksa sekilas.

Dan Nyoman Suharta. SH apa alasannya akta nomor 108 Lorensius Hendra Soetjipto tidak boleh didaftarkan ke Kehakiman, seharusnya didaftarkan tapi saksi mengatakan cuma dilaporkan saja atas peraturan Kehakiman.

Ketua majelis hakim Agam Syarief Baharudin kembali pertanyakan seharusnya kewajiban Notaris untuk melaporkan dan mendaftarkan akta di kehakiman saksi menjawab memang saya tidak melaporkan ke pengadilan ataupun Kehakiman, Ujar Elza Gazali dipersidangan.

Kembali pertanyaan penasehat hukum Reynold.SH kepada saksi Elza Gazali secara tertulis dalam akta sebelum ada perubahan akta notaris ada nama PT Surya Mega Cakrawala tetapi saat ada perubahan akta notaris milik Elza Gazali sudah tidak ada nama lagi PT Surya Mega Cakrawala,saksi hanya terdiam dan tidak ada jawaban.

Selesai persidangan penasehat hukum Reynold. SH & Tim Kuasa hukum terdakwa mengatakan saksi hari ini yang dihadirkan oleh jaksa penuntut sebenarnya saksi kembali lagi membuktikan bahwa dakwaan Jaksa itu tidak terbukti.

Dakwaan Jaksa tidak terbukti karena sebenarnya kap pelaporannya itu sebenarnya mafia tanahnya, ini sebenarnya modus baru dari cara mafia tanah dengan cara melakukan pembegalan dan pembajakan PT Tjitajam di sistem administrasi badan hukum Dirjen AHU.

"Makanya kami pertanyakan nanti dan kami sangat menunggu-nunggu kehadiran AHU dalam masalah ini karena biang keroknya sebenarnya AHU" . Ujarnya 

Kemudian tadi jelas, bahwa akta yang dituduhkan tidak benar yaitu akta no 12 tahun tanggal 6 Maret tahun 1998 itu akta notarisnya itu sah, RUPSnya pun sah karena dihadiri oleh 100% pemegang saham yaitu PT Surya Mega Cakrawala 250 lembar saham sama 2250 lembar saham yaitu Lorensius Hendra Sucipto yang saat itu juga sebagai Direktur dari PT Tjitajam.

Jadi sudah terkuaklah semakin menjawablah pertanyaan ini siapakah mafia dalam masalah PT Tjitajam. "Apakah terdakwa atau pihak-pihak lain yang melakukan pembegalan dan pembajakan PT Tjitajam yang di duga kuat bekerja sama dengan oknum di dalam dirjen AHU dan akta tahun 1998 yang tadi di tuduhkan palsu itu oleh Jaksa Penuntut Umum"

Ternyata jelas bahwa akta 1998 tidak perlu mendapatkan pengesahan dari kementerian kehakiman akta tahun 1998 notaris hanya melaporkan kepada pengadilan negeri dimana notaris itu bertugas atau bekerja hanya melaporkan tidak perlu pengesahan seperti dakwaan jaksa jadi semakin jelaslah masalah ini semakin terang benderang siapakah mafia dalam masalah PT Tjitajam siapa orangnya tanya sendiri, Tegasnya 

Lorensius Hendro Sucipto itu adalah Direktur atau karyawan dari PT Tjitajam yang merupakan karyawan dari terdakwa Yahya Komar Hidayat, jadi mudah-mudahan Lorensius hadir, bisa menjelaskan bahwa silsilah PT Tjitajam dia menjabat sebagai Direktur di PT Tjitajam kemudian sekaligus menjabat sebagai Direktur Surya Mega Cakrawala. Tutupnya (Deni)

Related

Hukum Kriminal 6775984872781241844

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item