Program Keluarga Berencana di Indonesia Berdampak Pada Aspek Ekonomi, Politik dan Sosial

Oleh : Alma Ida (192020100088)

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PUBLIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

MEMOPOS.com,Sidoarjo - Jumlah penduduk Indonesia per tahun 2020 adalah sebesar 273,5 juta. Fakta tersebut membuat Indonesia menduduki negara keempat dengan jumlah penduduk terbesar di dunia setelah Amerika Serikat. 

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk di Indonesia berdasarkan dari data Administrasi Kependudukan per Juni yaitu sebanyak 272.229.372 jiwa terdiri dari 137.521.557 laki-laki dan 134.707.815 perempuan. Adanya ledakan penduduk yang signifikkan akan menimbulkan dampak pada bidang sosial, ekonomi, maupun politik. Ledakan jumlah penduduk di Indonesia tentu saja lebih banyak membawa dampak negatif, salah satunya adalah kemiskinan yang cukup tinggi. Untuk mengatur laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, maka pemerintah Indonesia mengeluarkan sebuah kebijakan penduduk. 

Kebijakan penduduk tentang keluarga berencana diatur oleh pemerintah sudah diatur mulai dari tahun 1992 yaitu dalam UU No 10 tahun 1992 tentang BKKBN. Dan mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Untuk saat ini, kebijakan tentang keluarga berencana diatur dalam UU No 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan juga dalam PP No 87 Tahun 2014 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Dimensia sosial, ekonomi, dan politik juga merasakan dampak yang cukup baik karena diterapkannya program keluarga berencana ini. Dampak di bidang ekonomi yang dirasakan masyarakat cukup beragam dan dapat dikatakan mampu membawa masyarakat kepada kehidupan yang lebih baik.

Dampak tersebut antara lain :

1. Fokus keuangan lebih tertata

Dengan program keluarga berencana, masyarakat secara tidak langsung telah melakukan perencanaan terhadap cashflow keluarga mereka sebab dengan 2 anak orang tua dengan penghasilan yang pas-pasan dapat memberikan sandang, papan, pangan serta pendidikan yang layak.Hal tersebut akan berbanding terbalik dengan orang tua yang memiliki jumlah anak lebih dari dua, dengan penghasilan yang pas-pasan mereka tidak akan mampu memberikan sandang, papan, pangan dan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka. Sehingga hal tersebut menurut saya dapat meningkatkan angka kebodohan di Indonesia.

2. Angka kemiskinan berkurang

Program keluarga berencana ini berkontribusi positif untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia sebab dengan program ini telah berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai skor 71,3.

3. Istri dapat membantu perekonomian keluarga Dengan mengikuti program keluarga berencana, perekonomian sebuah keluarga setidaknya dapat menjadi lebih baik sebab dengan jumlah anak yang sedikit seorang ibu dapat membantu perekonomian keluarga dengan bekerja.Apabila program keluarga berencana ini membawa dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat, tentu saja secara tidak langsung akan berdampak pula bagi dimensi sosial. Dampak-dampak sosial dari keluarga berencana tersebut antara lain :

1. Kepadatan penduduk menurun

Dengan laju pertumbuhan penduduk yang sedikit berkurang, kepadatan penduduk otomatis akan berkurang. Sejak diterapkan pada 1970 silam, program keluarga berencana ini membuat laju pertumbuhan penduduk terus menurun sehingga penduduk di Indonesia tidak terlalu padat. Hal tersebut selaras dengan apa yang dikutip pada Republika.co.id, bahwa laju pertumbuhan penduduk periode 2010-2020 sebesar 1,25 persen, angka tersebut menurun dibadingkan pada periode 2000-2010 yakni mencapai 1,49 persen.

2. Kesehatan reproduksi terjaga

Tidak dapat diragukan lagi bahwa program keluarga berencana membawa dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat. Salah satunya ialah kesehatan reproduksi sang ibu akan lebih terjaga sebab waktu melahirkan berkurang dan jarak kelahiran diatur dengan baik.

3. Keharmonisan keluarga

Tidak beberapa dampak diatas, dengan mengikuti program keluarga berencana ini dapat berdampak pada keharmonisan keluarga sebab dengan jumlah anak yang sedikit mereka dapat fokus menentukan masa depan dan hubungan antara suami istri tidak akan terganggu sehingga keharmonisa kelauarga tetap terjaga.Ditinjau dari segi politik, implementasi kebijakan Keluarga berencana sangat berpengaruh terhadap perkembangan negara Indonesia yang notabenenya adalah negara berkembang. Salahsatu penghambat kemajuan negara yakni karena negara tersebut tidak bisa mengatur atau mengontrol tinggi rendahnya penduduk sehingga banyak kasus pengangguran, kemiskinan, kebodohan bahkan kriminalisasi yang merajalela di negara tersebut.

Ditinjau dari segi ekonomi, Implementasi kebijakan Keluarga berencana ini bisa mempengaruhi ekonomi dalam masyarakat, karena semakin banyaknya orang di negara ini maka akan dibutuhkan banyak lowongan pekerjaan dan diharuskan untuk lebih banyak lagi dalam memunculkan wirausaha-wirausaha muda. Jika pertumbuhan penduduk tidak diimbangi hal itu, maka ekonomi masyarakat di Indonesia ini akan mengalami penurunan. Karena untuk menjaga keseimbangan dalam perekonomian Indonesia maka diperlukan adanya usaha untuk mengontrol pertumbuhan penduduk di negara ini.

Kemudian Jika ditinjau dari segi sosial, implementasi kebijakan Keluarga mempengaruhi tinggi rendahnya sosial di masyarakat. Karena setiap tahun berganti tahun maka kebutuhan yang diperlukan semakin banyak dan semakin mahal. Jika pertumbuhan penduduk yang semakin banyak apalagi dikalangan menengah kebawah di khawatirkan jika masyarakat tidak bisa sepenuhnya memberikan pendidikan dan sandang pangan yang cukup bagi anak-anak juga semua keluarga mereka. Jika hal itu terjadi maka kemiskinan, kelaparan akan terjadi dimana-mana. 

Hal itu pun akan berpengaruh terhadap perkembangan negara Indonesia sendiri karena Indonesia adalah negara yang masih dalam lingkup berkembang. Jadi kemiskinan, kelaparan sampai pengangguran harus diminimalisir sebaik mungkin.

Related

Opini 8050467889458312259

Posting Komentar

emo-but-icon

Duta Fortuna Reality

Duta Fortuna Reality

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item