GARABB Akan Gelar Aksi Solidaritas Dan Mendukung Langkah Tim 5 KAMI

KAMI dan GARABB Dua Lembaga Yang Gigih Perjuangkan Ijen

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu (GARABB) berencana akan melakukan aksi solidaritas di depan kantor Pengadilan Negeri Banyuwangi pada hari Rabu 29 Desember 2021. Aksi tersebut sengaja dilakukan oleh GARABB sebagai bentuk dukungan kepada Tim 5 KAMI (Kaukus Advokat Muda Indonesia).

Seperti diketahui bersama, di hari itu tim 5 KAMI akan melanjutkan sidang gugatan Citizen Law Gugatan atau gugatan warga negara terhadap Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani atas keputusan sepihak membagi 1/3 kawasan gunung Ijen kepada Kabupaten Bondowoso.

Koordinator Aksi dan Advokasi Mahfud Wahib, membenarkan bahwa pihaknya akan melakukan gerakan moral (dukungan) kepada tim 5 KAMI untuk mengembalikan icon kebanggaan rakyat Banyuwangi ke pangkuan Bumi Blambangan. Senin, 27/12/2021.

“Salah satu tuntutan kami ketika aksi adalah kembalikan Ijen kepelukan Banyuwangi dan Bupati Ipuk Fiestiandani harus meminta maaf kepada masyarakat akibat dari keputusan sepihaknya. Karena ini merupakan kebijakan fatal dan merugikan Banyuwangi dari berbagai aspek,” Kata Mahfud.

Mahfud juga menegaskan bahwa salah satu cara agar apa yang disuarakan bisa terwujud hanya jika masyarakat terus melakukan aksi bertubi-tubi seperti penolakan kebijakan Bupati menyewakan pulau tabuhan kepada investor asing dan gugatan yang dilayangkan tim 5 KAMI menang di pengadilan.

“Awalnya kami sangat berharap kepada DPR selaku lembaga legislatif dan wakil rakyat untuk menindak tegas tindakan sang bupati dengan melakukan hal interpelasi kepada eksekutif. Namun faktanya, rencana interpelasi itu hanya menjadi wacana. Padahal DPR tidak ajak berembuk atau tidak dianggap sama sekali bupati ipuk ketika menyerahkan 1/3 wilayah kawah Ijen,” Ungkapnya.

Kemudian ditempat yang sama, koordinator Komunikasi dan Informasi M. Lukman Mahardika menjelaskan aksi solidaritas yang dilakukan oleh GARABB bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik bahwa keteledoran orang nomor satu di Banyuwangi harus dipertanggungjawabkan dan menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terkait dibagikannya secara sukarela icon kebanggaan kita yaitu Ijen tanpa ada inkaf yang jelas untuk kota kita.

“Hari Rabu besok insyaallah kita akan melakukan aksi gelar tanda tangan dukungan dari masyarakat untuk kembalinya 1/3 wilayah kawah Ijen yang diberikan kepada Bondowoso ke Banyuwangi lagi. Selain itu aksi ini juga sebagai suport moril kita kepada tim 5 KAMI agar tetap semangat dalam berjuang demi keutuhan wilayah Banyuwangi,” Ujarnya.

Dirinya juga masih bertanya-tanya hingga saat ini, bahwa alasan utama membagi wilayah Kawah Ijen dengan kabupaten Bondowoso itu apa keuntungan yang nantinya diperoleh oleh Banyuwangi harus dijelaskan kepada rakyat Banyuwangi.

“Andai kata alasannya rasional serta logis Ijen dibagi Banyuwangi mendapatkan hasil ini dan itu mungkin masyarakat bisa menerima dan permasalahannya tidak akan serunyam ini. Namun sampai saat ini alasan kenapa dia tandatangan diawal dan mau membagi Kawah Ijen tidak pernah diungkapkan atau disampaikan,” Bebernya.

Sementara itu ketika dipaksa menjawab berbagai pertanyaan oleh pihak media, Bondan Madani Koordinator Umum GARABB menyampaikan dengan singkat padat dan jelas.

“Tim 5 Kami berjuang di meja hijau, sedangkan GARABB berjuang di lapangan hijau. Endingnya sama-sama mendapatkan lampu warna hijau yaitu kawah Ijen kembali ke Banyuwangi dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani harus meminta maaf kepada masyarakat Banyuwangi.” Cetus Bondan Madani.(Im)

Related

News 9032999545574369821

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item