Kaban Penda Kab TTS Tegaskan Tidak Ada Aktifitas Di Lokasi Paris Pasca Kebakaran

Puing Puing Sisa Kebakaran

MEMOPOS.com,NTT - Kepala Badan Pendapatan Daerah Kab TTS / NTT Aba L Anie.SH.MSi menegaskan bahwa tidak ada aktifitas penjualan oleh para korban di lokasi kebakaran pasca kebakaran yang terjadi di pasar inpres SoE ( Paris) (13/10/2021) lalu.

Pasalnya menurut Kaban Penda ketika di temuan wartawan di ruang kerjanya Senin (25/10/2021) kemarin sore mengatakan bahwa lokasi kebakaran telah di siapkan oleh Pemerintah daerah untuk pembangunan los panjang yang di peruntukan untuk masyarakat umum yaitu para pedagang,yang kemudian akan di tata secara baik untuk kepentingan banyak orang dan bukan untuk kepentingan orang per orang ." Jelas Anie.

Menurut Aba Anie rencana pembangunan los pasar yang baru di lokasi kebakaran telah di sepakati bersama Pemerintah Daerah dan DPRD TTS,melalui Komisi II DPRD dan telah di setujui anggarannya untuk di bangun pada TA 2022 mendatang ."Katanya.

Selanjutnya selain sudah ada kesepakatan dengan DPRD Kab TTS ,pihaknya juga telah berkordinasi dengan Dinas Koperindagkop Kab TTS untuk mulai melakukan pematokan di lokasi kebakaran sekalian menghitung jumlah kebutuhan pembangunan los pasar yang baru untuk di rencanakan secara detail agar nantinya di tetapkan untuk di bangun pada tahun anggaran 2022 mendatang." Terangnya.

Sementara itu untuk para korban kebakaran,pemerintah daerah telah menyiapkan lapak atau los penjualan di jalur tengah lokasi kebakaran untuk mereka bertifitas di lokasi tersebut dan memang selama ini para korban berjualan di situ ,sedangkan lokasi kebakaran selama ini para korban memakainya sebagai lokasi kios atau lapak gudang tempat menitip barang jualan,sehingga tidak ada alasan untuk mereka mengeluh dan memaksa untuk beraktifitas di lokasi kebakaran ." Tegas Anie.

Dengan demikian agar lokasi tidak tampak kumuh maka pihaknya telah berkordinasi dengan Penyidik Polres TTS untuk memberikan ijin agar lokasi di bereskan sehingga tidak mengganggu pemandangan,dan untuk para korban di tegaskan untuk tidak menciptakan kumuh lagi di tengah pasar yang kemudian memancing terjadinya kebakaran menyusul setiap tahunnya." Tutup Aba Anie.

Sebelumnya Regi Bulan salah satu korban kebakaran ketika di temui di kediamannya belum lama ini mengaku dirinya dan teman-teman lainnya merasa susah pasca terjadibkebakaran di mana sudah hampir satu bulan mereka tidak beraktifitas berjualan sementara hidup mereka tergantung pada hasil jualan setiap hari." Katanya.

Di katakan setelah pasar terbakar mereka cukup susah mengeluh karena mereka tidak bisa beraktifitas,dirinya bersama teman-teman tidak bisa beranjak jauh dari lokasi kebakaran karena lokasi tersebut merupakan sumber berkat,sehingga jika pemerintah bersih keras untuk merolokasi ke tempat baru maka yang pasti mereka akan susah untuk menyesuaikan tempat baru." Keluhnya.

Dia mengharapkan kalau dapat pemerintah mengijinkan mereka menbangun kembali lokasi tersebut dengan uang mereka namun tanggung jawab pajak tetap sama sedianya pembangunan yang di sediakan pemerintah." Harap Bulan.(Fan)

Related

Headline 2372258092415485851

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item