Gubernur Khofifah Datang Ke Muncar Banyuwangi Tanam Pohon Mangrove

Gubernur Jatim Khofifah Tanam Pohon Mangroe di Pantai Pangpang Muncar

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Gerakan 'Nandur Mangrove' kembali dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Setelah kemarin ia turun menanam mangrove di Tuban dan Gresik, hari Jumat (29/10/2021) ini, Gubernur Khofifah dan jajaran turun langsung menanam mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Teluk Pangpang, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Lengkap bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Gubernur Khofifah dan jajaran menanam 293.280 bibit mangrove dengan berbagai jenis.

Mulai jenis Rhizophora mucronata, Ceriops tagal, Bruguiera gymnorrizha dan Sonneratia alba. Ratusan ribu bibit mangrove itu ditanam di lahan seluas 101 hektare di Kecamatan Muncar, Tegaldlimo, dan Pesanggrahan Kabupaten Banyuwangi.

Hadir dalam gerakan Nandur Mangrove ini Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani dan juga forkopimda Kabupaten Banyuwangi.

Tak ragu, para pejabat itu bergumul dengan tanah lumpur pesisir untuk memastikan bibit mangrove tertanam dengan kuat

Lebih lanjut Gubernur Khofifah mengatakan, gerakan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi Jawa Timur terhadap target Indonesia yang berupaya menurunkan emisi 0.834 hingga 1.081 giga ton.

"Kalau target dari badan restorasi gambut dan restorasi mangrove, sesungguhnya tahun ini ditargetkan 34 ribu hektare kita bisa rehabilitasi mangrove. Nah sambil menunggu peta dari kementerian LHK , kita mendahului penanaman mangrove," kata Khofifah.

Rencananya setelah Tuban, Gresik dan Banyuwangi, bulan depan gerakan Nandur Mangrove juga akan dilakukan di Probolinggo dan juga Bangkalan.

"Gerakan ini akan terus kami gencarkan untuk membangun ekosistem dan habitat laut agar timbul ketahanan laut. Yang tentunya upaya ini akan berseiring dengan upaya meningkatkan daya dukung alam dan upaya antisipasi global warming," tegasnya.

Tidak hanya itu, dengan gencar menanam mangrove juga akan menguatkan kawasan pesisir dan potensi bencana seperti rob ataupun tsunami.

Termasuk di Kawasan Ekosistem Esensial Teluk Pangpang Kabupaten Banyuwangi ini, di sini terdapat keanekaragaman hayati 12 jenis pohon mangrove, 43 Jenis burung dan 18 jenis Bivalvia yang mana sebagian burung-burung tersebut merupakan burung migran.

Menurut Khofifah, keberadaan kawasan mangrove juga bisa dijadikan destinasi wisata alam dan wisata edukasi bagi masyarakat dan anak-anak. Yang tentunya dapat memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar kawasan mangrove.

"Saya berharap gerakan Nandur Mangrove ini bisa menjadi sebuah gerakan bersama. Apalagi secara ekologis kawasan mangrove menjadi tempat mencari makan, tempat memijah dan tempat berkembang biak berbagai jenis ikan, kepiting, udang, kerang serta biota laut lainnya. Dan tempat bersarang berbagai jenis satwa liar terutama burung dan reptil," pungkasnya.(Im)

Related

Headline 1641461275490425588

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item