Camat Purwoharjo Datangi Lokasi Proyek Breakwater Di Pelabuhan Grajagan Karena Merasa Tidak Pernah Terima SPK

Ahmad Laini Camat Purwoharjo Bersama Awak Media Saat Datangi Lokasi Proyek di Pelabuhan Grajagan

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Meskipun pengerjaan proyek Breakwater yang berada Pelabuhan Grajagan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur sudah berjalan satu bulan lebih, akan tetapi pihak kontraktor yang mengerjakan sama sekali tidak pernah menunjukkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada pemangku wilayah. Karena hal tersebut, Camat Purwoharjo selaku pemangku wilayah langsung mendatangi lokasi, Rabu (27/10/2021).

Dalam keteranganya kepada awak media, Camat Purwoharjo Ahmad Laini mengatakan jika kedatanganya ke lokasi proyek guna mencari informasi terkait proyek yang sedang dikerjakan di wilayahnya itu. Menurutnya, semenjak proyek Breakwater itu dilanjutkan pengerjaanya, dirinya belum mendapatkan tembusan SPK dari pihak kontraktor yang mengerjakan.

"Sampai saat ini saya tidak pernah diberitahu baik melalui surat maupun lesan terkait pengerjaan lanjutan proyek breakwater di Grajagan ini mas, makanya hari ini saya turun cek lokasi. Saya juga sempat menanyakan ke Pak Supriyono selaku kepala pelabuhan Grajagan, tapi ternyata beliau juga mengaku tidak tahu menahu siapa kontraktor yang mengerjakan proyek Breakwater tersebut. Jujur saya merasa kecolongan kali ini, biasanya setiap ada proyek di wilayah Kecamatan Purwoharjo, saya pasti mendapat tembusannya, " imbuhnya.

Bahkan saat berada di kantor gerai pelayanan terpadu instalasi pelabuhan perikanan pantai Grajagan, di hadapan Camat Laini, dua orang pekerja proyek yang mengaku bernama Tholib dan Supri yang datang mewakili pihak kontraktor mengatakan CV yang mengerjakan adalah CV AAA dan direkturnya bernama Putri.

"Pimpinan saya bernama mbak Putri, sedangkan untuk nama lengkapnya saya sendiri kurang tau. Kalau masalah surat undangan sosialisasi untuk Pak Camat, Kepala Desa, Kapolsek, serta Danramil sudah ada. Tapi kalau hingga saat ini beliau-beliau tidak menerima nanti akan saya cari tau dimana letak kesalahannya, " ucap Thalib.

Sedangkan Supri selaku pelaksana proyek menyatakan bahwa dirinya hanya bisa memberikan jawaban jika ada pertanyaan terkait masalah teknis saja. Namun saat ditanya beberapa pertanyaan teknis oleh beberapa awak media, dia malah terlihat gugup dan tidak bisa memberikan jawaban.

"Waduh untuk nilai besar anggaran saya tidak bisa memberikan jawaban karena bukan kewenangan saya, juga asal batu yang kami gunakan ini dari tambang galian C mana yang saya tau itu dari tambangnya Ivan yang berada di wilayah Kecamatan Kabat, " pungkasnya. (Im)

Related

Pemerintahan 234412505123382621

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item