Bertanam Mint dan Lidah Buaya Dengan Pot Limbah Plastik di Lingkungan Perkotaan

Tanaman Mint

Oleh: Dyah Nuning Erawati, Siti Humaida dan Titien Fatimah (12 Oktober 2021)

Politeknik Negeri Jember Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program kegiatan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna dari Perguruan Tinggi kepada masyarakat/mitra yang memerlukan bantuan pemecahan masalah. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok PKK RW 27 Kelurahan Tegal Boto Lor Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember yang diketuai oleh ibu Sa’adiyah. Lokasi mitra berada di lingkungan perkotaan dan memiliki masalah akumulasi sampah plastik yang belum dikelola dengan baik. Pemanfaatan sampah plastik rumah tangga dengan prinsip mengurangi (re-duce), menggunakan kembali (re-use) dan mendaur ulang (re-cycle) masih sangat terbatas. Mitra yang tinggal di lingkungan perkotaan juga memiliki rerata luas lahan yang sempit pada pekarangan di sekitar rumah tinggal dan belum dimanfaatkan secara optimal. 

Permasalahan mitra diselesaikan melalui solusi berupa transfer IPTEK dari tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat Politeknik Negeri Jember yang diketuai oleh Ir. Siti Humaida, MP. bersama anggota tim dosen Ir. Titien Fatimah, MP. dan Dyah Nuning Erawati, SP. MP. dengan melibatkan tenaga teknisi Samsul Hadi, AMd. beserta 2 orang mahasiswa Yutsyak 

Maulana Arief dan Mohammad Donianto kepada mitra melalui pembekalan pengetahuan, pembekalan ketrampilan, pendampingan dan evaluasi dalam upaya pengembangan sistem pertanian pekarangan untuk budidaya tanaman mint dan tanaman lidah buaya dengan memanfaatkan penggunaan kembali (re-use) limbah sampah plastik sebagai pengganti pot atau polybag.

Siti Humaida menuturkan: “Lahan pekarangan merupakan salah satu pengelolaan sumberdaya alam yang bisa dikembangkan dengan berbagai inovasi dan teknologi sederhana sebagai lahan pertanian yang akan memberikan kemanfaatan yang mendukung kelestarian lingkungan hidup, menambah imunitas kesehatan sekaligus membuka peluang peningkatan tambahan pendapatan dan kesehatan keluarga di tengah pandemi Covid-19”. Data statistik menunjukkan bahwa pertanian merupakan sektor yang paling bertahan pada masa pandemi Covid-19, dimana pada tahun 2020 tumbuh hingga 16,24% disaat sektor lain mengalami penurunan. 

Lebih lanjut Titien Fatimah menyampaikan: “Tanaman yang berpotensi untuk dikembangkan pada sistem pertanian di pekarangan adalah tanaman mint dan tanaman lidah buaya. Tanaman mint memiliki manfaat untuk kesehatan dan dapat digunakan sebagai obat asma, mengatasi gangguan pencernaan, menurunkan berat badan, mengobati mual, meringankan sakit kepala, dan menjaga kesehatan mulut. Sedangkan tanaman lidah buaya termasuk tanaman yang efisien dalam penggunaan air dengan sifat tahan kekeringan. Kandungan lidah buaya adalah vitamin, mineral, enzim dan asam amino yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia”.

Berdasar hasil kegiatan pengabdian sebagaimana dilaporkan oleh Dyah Nuning Erawati terungkap bahwa potensi sumber daya manusia (SDM) sangat mendukung keberhasilan program karena mitra merupakan kelompok ibu anggota PKK yang termasuk kelompok masyarakat belum produktif secara ekonomi tetapi berkeinginan kuat untuk maju dan memiliki rentang umur produktif antara 42-65 tahun dengan jenjang pendidikan SD-SMA serta berprofesi sebagai ibu rumah tangga. 

Ketersediaan limbah plastik seperti bekas bungkus detergent, minyak goreng, beras, gelas minuman dan kaleng cat plastik yang banyak terdapat di lokasi mitra memperlancar proses adaptasi teknologi.

Potensi sumber daya alam (SDA) juga sangat mendukung dan sesuai dengan syarat tumbuh budidaya tanaman mint dan lidah buaya meskipun luas kepemilikan lahan terbatas. “Penataan tanaman padalahan pekarangan yang terbatas juga harus disesuaikan dengan jarak tanam dan syarat tumbuh tanaman agar memberikan hasil yang optimal”, imbuhnya. Sementara itu, tanggapan positif anggota mitra juga dikemukakan oleh ibu Nera (57 tahun) dan ibu Susi (45 tahun) bahwa: ”Ibu-ibu peserta sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan karena proses pada tiap tahapan sederhana dan mudah dilaksanakan”. 

Budidaya serta manfaat tanaman mint dan lidah buaya bagi kesehatan dapat meningkatkan imunitas tubuh di tengah masa pandemi Covid-19. Hal ini menjadi salah satu peluang pengembangan sistem pertanian pekarangan yang bisa menjadi salah satu solusi ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten 

Jember dengan pencanangan GERMAS (Gerakan Massal) Jaga Diri dan Keluarga dari virus Corona dalam upaya pencegahan penularan Covid 19 di Jember


Related

Sosial Budaya 2239103539539630003

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item