Tak Tahan Emosi Puber Pemuda Basmuti Terancam 15 Tahun Penjara

Iptu Mahdi Dehjan Ibrahim.SH Kasat Reskrim Polres TTS / Polda NTT

MEMOPOS.com,NTT -Di duga akibat pergaulan bebas tanpa mengontrol nafsu birahi pada masa pubertas di usia remaja 16 tahun WB (16) warga rt 017 rw 005 Desa Basmuti Kecamatan Kuanfatu Kab TTS / Prop NTT nekat merenggut kegadisan pacarnya IN (16) warga rt 016 rw 005 Desa Basmuti Kab TTS / Prop NTT hingga pacarnya tengah mengandung 3 bulan pada usia belia.

Kapolres TTS AKBP Andre Libria.S,IK melalui Kasat Reskrim Iptu Mahdi Dehjan Ibrahim.SH Sabtu (25/09/2021) di ruang kerjanya menguraikan bahwa antara korban dan pelaku merupakan teman pacar  dan tetangga rumah , kedua remaja ini mulai menjalin hubungan terlarang yang menuai malapetaka hingga korban mengandung 03 bulan hasil hubungan gelap sejak ( 27/06/2021) hingga ( 29/07/2021) secara berulang kali jika ada kesempatan yang tepat.

" Menurut Kasat Dehjan kejadian terlarang yang mendorong dua sejoli ini di usia belia ini berlangsung ketika sebelumnya ada kedukaan keluarga di Desa Bena Amanuban Selatan kedua orang tua korban IN (16) dan orang tua pelaku pergi melayat dan korban sendiririan di rumah mereka sehingga saudara pelaku Ita Bees (20) memanggil korban untuk menginap bersama di rumah mereka." Jelas Kasat Dehjan.

Sebelum kejadian naas itu terjadi lanjut Kasat Dehjan antara korban ,pelaku dan kk pelaku Ita Bees (20) menonton televisi bersama , karena sudah larut malam kk pelaku masuk ke kamar tidur untuk menidurkan anaknya sekira pukul 23:30 wita waktu,setempat pelaku langsung mematikan meteran listrik dan mulai bereaksi merayu korban untuk bersetubuh namun korban menolak dengan alasan tidak berani,takut karena masih usia sekolah." Tambah Kasat.

Rupanya niat pelaku sudah terencana ,pelaku kemudian menghidupkan kembali meteran listrik sehingga korban kemudian marah dan kembali ke rumahnya yang berjarak 20 meter dari rumah pelaku , namun pelaku membuntuti korban hingga masuk dalam rumah dan memaksa korban bersetubuh dalam kondisi korban tidak berdaya karena sempat berkelahi , tak sampai puncak orang tua korban tiba-tiba kembali dari kedukaan sehingga pelaku langsung kabur meninggalkan korban,namun di kejar oleh ayah korban sehingga di ketahui persis identitas pelaku.

Selanjutnya ayah pelaku memanggil kedua orang tua pelaku untuk membuat pernyataan agar pelaku tidak boleh menggangu korban selama masa pendidikan namun fakta terbalik pada tanggal ( 05/07/2021) tiba-tiba korban pergi ke rumah pelaku tanpa memberitahu orang , korban kemudian menginap hingga ( 29/09/2021) dan saat itu orang tua pelaku punk tidak menghubungi orang tua pelaku atas keberadaan korban sehingga pelaku seenaknya melakukan hubungan intim secara terus menerus setiap ada kesempatan hingga akhirnya korban hamil dengan usia kandungan 03 bulan."Urai Kasat.

Karena sudah lama korban menghilang orang tua korban kemudian menjemput korban di rumah pelaku dan langsung datang ke SPTK Polres TTS / Polda NTT untuk melapor dengan laporan polisi LP/B/183/VII/2021 / SPKT POLRES TTS ,POLDA NTT tanggal (29/07/2021).

Atas perbuatan pelaku melakukan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur maka pelaku WB (16) di jerat pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2) UU RI No:17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman (15) tahun penjara." Tutup Kasat Dehjan.( Fan)

Related

Metropolis 4278341906790141950

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item