Kotak Souvenir Berbahan Karton Bekas Kemasan dan Masker Kain Kain Perca

MEMOPOS.com,Jember - Hari ini Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok arisan Tunas Makmur Desa Kemuninglor berawal dari permintaan bantuan solusi dari mitra yang berkaitan dengan bagaimana memanfaatkan karton bekas kemasan makanan ringan dan kain perca menjadi produk yang bermanfaat serta bernilai ekonomis. 

Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra dengan menawarkan suatu bentuk pelatihan pemanfaatan limbah karton bekas kemasan makanan ringan dan kain perca yang mudah dilakukan oleh mitra, pendampingan analisis usahanya serta pendampingan promosi produk yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan karton bekas kemasan dan kain perca sebagai bahan baku pembuatan kotak souvenir dan masker kain sesuai standar SNI,"Sebutnya


Tim pelaksana Ida Adha,Ariesia Financia Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anggota kelompok arisan Tunas Makmur mampu dan mau mengolah sampah karton bekas kemasan makanan ringan dan kain perca menjadi kotak souvenir dan masker kain sesuai standar SNI dengan benar, sesuai dengan petunjuk selama kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan serta mampu mengembangkan menjadi bentuk olahan lainnya yang bernilai ekonomis.

Lanjut Ida Adha Atiiesia,Sebagai tim pelaksana,Sampah merupakan masalah lingkungan yang selalu hangat di perbincangkan, karena beberapa alternatif penggunaan bahan untuk menggantikan bahan yang dianggap dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan juga pada akhirnya akan menimbulkan masalah baru apabila kurang tepat pengelolaan limbahnya. Keputusan Menperindag RI No. 231/MPP/Kep/7/1997 Pasal I tentang prosedur impor sampah, menyebutkan bahwa sampahadalah barang atau bahan sisa dan bekas dari kegiatan atau proses produksi yang fungsinya sudah berubah,'Ucapnya

Penggunaan kemasan karton pada makanan saat ini marak dilakukan menggantikan kemasan plastik yang dianggap membahayakan bagi kesehatan, Izzah, A.M (2019) menyatakan bahwa kemasan makanan berbahan busa plastik atau yang lebih dikenal dengan styrofoam disamping memiliki kelebihan dalam hal kepraktisan penggunaannya namun juga memiliki kekurangan yang dapat membahayakan kesehatan penggunanya karena beberapa bahan kimia penyusun styrofoam bersifat karsinogenik seperti stirena, butyl hidroksi toluene dan poltirena. Tak hanya sampah plastik yang menjadi perhatian, tetapi sampah karton atau kardus kemasan minuman dan makanan juga bisa menimbulkan masalah jika tak ditangani dengan tepat (Marieska, H, 2021) 

Sampah lainnya yang juga saat ini cukup meresahkan dalam pengelolaannya adalah limbah padat industri konveksi berupa kain perca yang cukup banyak seiring dengan berkembangnya usaha ini. Kain perca merupakan sampah anorganik yang dihasilkan industri konveksi, berupa kain-kain bekas potongan yang ukurannya kecil–kecil. Sampah tersebutmenjadi permasalahan lingkungan karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu kelangsungan makhluk hidup (Galih, A, 2017). Pada dasarnya sampah kain perca ini apabila di kelola dengan bijak akan menghasilkan suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali bahkan bernilai ekonomis (Novi, A, 2020) 

Pengelolaan sampah karton bekas kemasan makanan dan kain perca inilah yang menjadi tema kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di kelompok arisan Tunas Makmur Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Anggota kelompok arisan ini terdiri dari 20 orang ibu-ibu, sebagian besar merupakan ibu muda yang memiliki anak usia sekolah dan balita, sehingga hampir di setiap rumah anggota kelompok arisan ini ada karton bekas kemasan makanan ringan dan susu formula.

 Umumnya karton-karton kemasan makanan ringan dan susu formula tidak termanfaatkan dan dibuang begitu saja, padahal karton-karton tersebut dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan berupa kotak souvenir yang bernilai ekonomis dan dapat menambah penghasilan keluarga,"Ujarnya

Profesi anggota kelompok arisan tunas makmur sebagian besar adalah ibu rumah tangga murni namun ada beberapa dari anggota ini yang juga mempunyai usaha sampingan sebagai penjahit pakaian, dan dari usaha ini tidak sedikit sampah kain perca yang dihasilkan dan belum termanfaatkan dengan baik bukan karena tidak mampu memanfaatkannya akan tetapi keterbatasan waktu dikarenakan jumlah jahitan yang cukup banyak sedangkan para ibu tersebut bekerja sendiri atau tidak memiliki tenaga kerja. Padahal sampah kain perca tersebut dapat dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan tangan berbahan kain perca yang estetik, menarik dan unik (Novita, 2016), salah satunya adalah masker kain berbahan kain perca yang cantik, unik, bernilai ekonomis dan sesuai dengan standar SNI. 

Tim Pelaksana Ida Adha Ariesia menerangkan lebih jauh lahi,Mendaur ulang kain perca dan karton bekas kemasan makanan ringan sebenarnyatidaklah sulit, hanya memang membutuhkan sedikit kesabaran, ketelitian dan kreativitas untuk menciptakan buah tangan yang unik, cantik dan memiliki nilai ekonomis. Produk kerajinan yang dapat dihasilkan dari daur ulang kain perca dan karton bekas kemasan makanan salah satunya adalah kotak souvenir cantik untuk berbagai keperluan dan masker

Membuat kotak souvenir dari karton bekas dan masker kain dari kain perca di samping sebagai pengisi waktu luang dan usaha untuk menambah penghasilan keluarga, pembuatan produk kerajinan tangan berbahan kain perca dan karton bekas kemasan makananini merupakan sarana bagi ibu rumah tangga untuk mengasah kreativitasnya dalam mengubah sesuatu yang dianggap tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai ekonomis."Pungkasnya

        

Related

Opini 7306342040645345389

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item