Harimau Blambangan Divonis 3 Tahun Penjara, Langsung Mukul Dan Serang Hakim

M.Yunus Wahyudi Aktifis Anti Masker Saat Menyerang Hakim Setelah Difonis 3 Tahun Penjara

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Sidang vonis M. Yunus Wahyudi atau biasa dikenal si Harimau Blambangan terdakwa kasus informasi hoax terkait Covid-19 di Pengadilan Negeri Banyuwangi berlangsung ricuh pada Kamis, (19/8/2021). Aktifis anti masker tersebut emosi mencoba menyerang ketua majelis persidangan karena tak terima dirinya  divonis 3 tahun penjara.

Dari pantauan MEMOPOS saat menyaksikan jalannya persidangan yang dipimpin oleh Hakim Khamozaro Waruwu SH. MH, ini mendapat penjagaan ketat dari puluhan personel Polresta Banyuwangi. Saat hakim ketua membacakan vonis kurungan penjara 3 tahun, dikurangi masa tahanan ini, Yunus langsung mengamuk dan mencoba memukul Hakim Khamozaro yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Beruntung, polisi yang mengawal jalannya persidangan langsung sigap mencegah dan memegang Yunus yang sudah meloncat ke meja Hakim. Selain itu polisi lainya langsung mengevakuasi Hakim beserta JPU sambil berupaya membujuk terdakwa beserta massa pendukungnya yang emosinya tidak terbendung.

“Hakim ***”, teriak Yunus saat dibawa keluar ruangan sidang oleh beberapa polisi.

Muhammad Sugiono, SH kuasa hukum M Yunus Wahyudi menyayangkan aksi tak terpuji kliennya. Kendati demikian, ia dan tim kuasa hukum Yunus lainya mencoba memperjuangkan upaya pembelaan hukum kliennya tersebut.

“Kami akan berupaya banding. Namun kembali lagi dengan keinginan keluarga terdakwa. Menerima atau tidak putusan 3 tahun penjara itu,” terang Muhammad.(Im)

Related

Headline 3558267318037169943

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item