Warga Dusun Krajan Desa Jajag Ritual Tolak Balak Selamatan Bumi Agar Wabah Corona Hilang

Warga Dusun Krajan Desa Jajag Ritual Tolak Balak Selamatan Bumi Agar Wabah Corona Hilang

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Warga Dusun Krajan,Desa Jajag, khususnya RT 2,3,4 RW 2 Kecamatan Gambiran Banyuwangi menggelar ritual selamatan bumi sebagai upaya mengusir pagebluk. Selamatan Bumi ini hanya diikuti puluhan bahkan ratusan orang, sebagai bentuk physichal distancing yang ditetapkan pemerintah.

Maksut serta tujuan Warga Desa Jajag, Kecamatan Gambiran menggelar ritual selametan kampung yang bertempat di tengah jalan bentuk melestarikan adat budaya para leluhur agar diselamatkan dari wabah bencana Pagebluk.Dan ritual selametan tolak balak ini sebagai upaya menangkal penyakit, khususnya virus Corona (COVID-19).

"Ini adalah tradisi yang dilakukan para orang tua, sebagai upaya tolak balak agar kita semua terhindar dari wabah penyakit, khususnya virus korona yang telah terjadi di mana-mana," ungkap Ahmad Sultoni tokoh warga Dusun Krajan,Desa Jajag kepada MEMOPOS.com, Kamis (29/7/2021).

Ritual yang berlangsung cukup haru sambil do'a bersama, yang dipimpin Ustad Sugino pemangku mushola (Modin pembantu Kaur kesra) Desa Jajag sangat sakral.Tetua adat mengucapkan kalimat doa agar kampung terhindar dari penyakit, wabah.

Lebih lanjut Ahmad Sultoni biasa dipanggil Cak Mad, selametan kampung tersebut merupakan tradisi yang dilakukan untuk meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kampung Dusun Krajan, Desa Jajag dijauhkan atau dipagari dari berbagai jenis penyakit, wabah dan bencana.

"Supaya penyakit virus korona ini tidak masuk ke kampung kami," jelasnya.

Dengan selametan tersebut, Cak Mad berharap tidak hanya kampungnya, melainkan juga memohon kepada Tuhan, agar wabah virus Corona ini segera diangkat dan berakhir dari bumi.

Setelah didoakan, ritual ditutup dengan acara makan bersama, sebagai wujud ungkapan rasa syukur dan kerukunan antar warga Desa setempat. Warga pun berharap agar wabah COVID-19 di Indonesia segera teratasi dan kehidupan kembali normal.

"Semoga virus corona ini segera sirna. Kami percaya dengan adanya ritual ini kami bisa selamat dari corona. Asal kita berikhtiar dengan menjaga hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan,"tambahnya.

Kendati telah melakukan ritual, para tetua adat tetap mengimbau warga melaksanakan instruksi pemerintah terkait upaya pencegahan penularan virus Korona. Salah satunya mengurangi aktivitas di luar rumah dan tidak melakukan kegiatan yang bisa mengundang perhatian banyak orang untuk berkumpul, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menjaga jarak dan wajib Prokes.(Im)

Related

Sosial Budaya 6789530427723990521

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item