Tracer Untuk Melacak Covid - 19 Dibentuk Polresta Banyuwangi

Tim Tracer Polresta Banyuwangi Siap Siaga

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Polresta Banyuwangi membentuk tim tracer untuk melacak kontak erat pasien positif Covid-19. Tim mulai bertugas hari ini, Jumat (30/7/2021) usai diawali Apel Pelepasan di Mapolresta Banyuwangi.

Dibentuknya Tim Tracer ini sesuai intruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM darurat di wilayah Jawa dan Bali.

"Ada Bhabinkamtibmas dibantu Babinsa dan tim Dinkes Kabupaten Banyuwangi, serta reawan dari GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah dan Senkom," kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu.

Tim yang diketuai Kapolresta langsung itu bertugas untuk mencari dan memantau kontak erat selama karantina dan isolasi. Lalu memberikan informasi yang benar terkait Covid-19, termasuk isolasi dan karantina yang benar.

Selain itu, tugas lainnya adalah memantau kondisi kesehatan orang yang melakukan karantina dan isolasi dan melaporkan hasil pemantauan kepada petugas Puskesmas sebagai koordinator tracer.

"Apabila ada yang bergejala harus di isolasi minimal 10 sampai 14 hari dan apabila ada gejala ringan seperti pilek dan batuk ditambah tiga hari," ujarnya.

AKBP Nasrun menegaskan, yang paling penting adalah tempat dan karantina bagi yang terpapar atau kontak erat. Tempatnya yang menentukan adalah Satgas Covid-19 Kecamatan seperti tempat isolasi terpusat agar tidak tercampur dengan yang lain.

Ia menambahkan, tim tarcer juga memastikan kebijakan pemerintah berjalan dengan tepat. Seperti 100% work from home (WFH) untuk sektor non-esensial, untuk sektor esensial diberlakukan 50% maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan.

"Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring, pusat perbelanjaan ditutup, penjual makanan dan minuman hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat," ujar AKBP Nasrun.

Kemudian, kegiatan konstruksi 100 persen dengan protokol kesehatan ketat, tempat ibadah ditutup sementara, dan fasilitas umum ditutup.

Area publik, taman, tempat wisata, kegiatan seni/budaya, olahraga, sosial yang menimbulkan kerumunan ditutup, transportasi umum kapasitas maksimal 70%, resepsi pernikahan maksimal 30 orang tanpa makan di tempat. (Im)

Related

Metropolis 8598821078607271641

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item