Proyek Pabrikasi Di Masa Pandemi Di Kritik DPRD Banyuwangi

Michael Edy Harianto Saat Di Konfermasi Wartawan

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Kebijakan proyek pabrikasi yang diterapkan sejumlah dinas di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menuai kritik. Kali ini datang dari Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto.

Wakil rakyat yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, menilai kebijakan proyek dengan bahan material pabrikan bertentangan dengan program pemerintah. Baik pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah.

"Di masa pandemi, dinas selaku kepanjangan tangan sekaligus bagian dari pemerintah harusnya memiliki kepekaan sosial yang lebih," katanya, Rabu (28/7/2021).

Disebutkan, di masa pandemi Covid-19, hampir seluruh sektor perekonomian lumpuh. Masyarakat kecil banyak yang kehilangan pekerjaan. Pendapatan berkurang hingga hilang sama sekali. Dengan kata lain, ketersediaan lapangan pekerjaan sangat dibutuhkan oleh kalangan Wong Cilik.

Atas dasar itulah, politisi pemilik tempat wisata Alam Indah Lestari (AIL) Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, menilai kebijakan proyek pabrikasi tidak relevan diterapkan di masa pandemi.

Terlebih Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah mengeluarkan intruksi agar pelaksanaan program pembangunan di masa pandemi lebih mengedepankan padat karya.

"Bisa dibandingkan dan dipantau di lapangan, dalam proyek pabrikasi, tenaga kerja yang terserap tidak sampai 10 orang. Sementara dalam proyek konvensional, bisa menampung hingga 25 orang tenaga kerja," ungkapnya.

Dengan kata lain, pengerjaan proyek secara konvensional dinilai mampu memberi manfaat kepada masyarakat kecil di saat mengalami keterpurukan ekonomi masa pandemi. Sedang proyek pabrikasi, keuntungan cenderung hanya dinikmati oleh perusahaan.

"Karyawan perusahaan penyuplai material pabrikan juga masyarakat Banyuwangi, namun jumlahnya tidak sebanyak masyarakat yang sedang membutuhkan pekerjaan. Artinya tetap harus ada keseimbangan atau pembatasan jumlah proyek pabrikasi," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, rencananya wakil rakyat akan memanggil sejumlah dinas yang menerbitkan kebijakan proyek pabrikasi di masa pandemi Covid-19. Untuk mempertanyakan apa alasan dan dasar hukum dinas terkait mengeluarkan kebijakan proyek dengan bahan material pabrikan.

Yang berimbas pada tidak adanya pemerataan ekonomi. Disaat banyak masyarakat sedang menjerit akibat himpitan ekonomi masa pandemi.

"Saat proyek dikerjakan secara konvensional, kami mengira tidak akan berpengaruh pada kualitas. Karena dalam setiap pengerjaan proyek terdapat petugas pengawas yang memeriksa hasil pekerjaan," sambung Michael Edy Hariyanto.

"Dan soal penganggaran, kan bisa di refokusing. Karena di masa pandemi ini, kemanusiaan dan ekonomi masyarakat jauh lebih penting dibanding lainnya," imbuh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi tersebut. (Im)

Related

News 765674131986959477

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item