Petani Gogol Gilir Dengan Pemerintahan Desa Kedensari Tanggulangin

Oleh : Bela Mulia Fitrasari

Program Studi Administrasi Publik Fakultas Bisnis , Hukum, dan Ilmu Komunikasi

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Sidoarjo - Adanya rencana akan dibangunnya perumahan Griya Kedensari Indah, di 

dalam sebuah lahan yang sudah santer bakal dibebaskan atau dibeli oleh pengusaha perumahan, 

memunculkan persoalan baru. Puluhan yang orang pemilik lahan garapan atau petani gogol 

gilir menyampaikan protes dan menanyakan hal itu kepada Kepala Desa Mustakim, saat 

pertemuan di Balai Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Selasa (25/5/2021).

Sejumlah orang, mewakili penggarap tanah sawah yang luasnya mencapai 10 hektar 

dan berjumlah 80 ancer, masing-masing luasan 1700 meter itu, terlibat dialog. Di pertemuan 

itu, selain petani gogol, juga ada sekretaris desa, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat. 

Versi kelompok petani, mereka sangat keberatan, lantaran belum adanya transaksi jual 

beli dengan pengembang. Namun, pengembang sudah memasarkan untuk penjualan. 

Termasuk, brosur bergambar maket perumahan sudah beredar masyarakat.

Petani gogol menuding tidak ada rencana transaksi jual beli tanah. Bahkan, disebutkan 

ada kesan sembunyi-sembunyi. Sejumlah orang didekati, untuk diberikan uang tanda jadi. Ada 

pula tuntutan lainnya, agar kegiatan developer yang membuka kantor di perumahan dekat 

dengan obyek tanah tersebut, untuk dihentikan. Pertimbangannya, agar tidak ada yang 

dirugikan, selain pemilik tanah, pemerintahan desa, masyarakat dan pihak lainnya.

Sementara, Mustakim menyampaikan kalau dirinya tidak memiliki niat untuk 'aneh-

aneh'. Dia mengatakan, tawaran untuk mempertemukan antara pemilik tanah dengan calon 

pembeli sudah pernah dilakukanya, namun tidak terwujud.

Terkait kemelut itu, Ketua BPD Desa Kedensari, Mahbub Junaedi membuat kebijakan untuk 

itu persoalan tersebut bisa segera jernih, untuk menjaga nama baik pemerintah desa, dan pihak 

lainnya. Serta, tidak ada yang dirugikan, kuncinya adalah keterbukaan. Setelah sekitar tiga jam 

pertemuan itu kemudian bubar, dipastikan tidak membuahkan kata sepakat.

Related

Opini 1175485476604193225

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item