Berikut Ini Aktivitas Warga Binaan Lapas Mataram NTB Ditengah Covid-19

Gazali Baju merah Tengah Didampingi I Komang Suriana Kiri dan  Pegawai Lapas

MEMOPOS.com,NTB - Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakat an (Lapas) Kelas IIA  Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja Gazali menyakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Mataram di Kuripan Lombok Barat (Lobar) patuh terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Demikian dikatakan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja Gazali saat ditemui Korlap Media ini Muhammad taqwa, yang sengaja datang ber kunjung di Lapas Kelas IIA Mataram, NTB.

Maksud dan tujuan kedatangan wartawan media ini untuk melihat secara dekat aktivitas WBP Kelas IIA Mataram di Kuripan Lobar seusai Jumat (30/7/2021).

Atas pertanyaan Media ini, Gazali menjelaskan keamanan dan kesehatan serta keselamatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  jelas menjadi prioritas.ungkapnya.

Gazali yang didampingi Kepala Sub Seksi kegiatan kerja I Komang Suriana menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan kepada WBP.

 Semuanya sama sesuai Undang-Undang dan Peraturan yang berlaku, haknya sama, tanpa memandang status sosial, keturunan dan ras. tutur nya.

Sejak Pandemi Covid-19 kata Gazali yang berwajah ganteng itu, Lembaga ini telah menerapkan Prokes Covid-19. Sesuai himbuan pemerintah pusat.

 Makluman Kapolri dan Pemerintah daerah serta melaksanakan PPKM.

WBP maupun Pegawai tanpa terkecuali, harus mencuci tangan dengan sabun diair mengalir yang telah disediakan,memakai masker,menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta menjaga kebersihan lingkungan. 

Demikian pula kunjungan dari luar untuk sementara ini ditiadakan. Namun demikian jika ada para keluarga yang mengirim makanan, minuman, maupun pakaian dan lainnya kepada WBP tetap disampaikan kepada yang bersangkutan. Hanya saja pengunjung belum boleh bertemu WBP karena masih steril.

 Adapun berupa barang kiriman dari luar tetap dilakukan pemeriksaan secara ketat melalui alat detektor terlebih dahulu sebelum diteruskan kepada WBP maupun tahanan bersangkutan.

Hal ini dilakukan semata -mata demi keselamatan WBP, tahanan dan semua penghuni Lapas termasuk pegawai Lapas agar tidak terpapar Covid-19. Dengan prinsip tidak boleh menabrak Undang- undang dan peraturan yang berlaku jelasnya.

Terkait aktivitas WBP di Bengkel yang Ia Pimpin dalam lapas tersebut Gazali yang dikenal santun itu menerangkan secara panjang lebar tentang prosedur kerja WBP di Lapas.

Sebelum WBP melakukan pekerjaan sesuai bidang nya tentu ditawarkan terlebih dahulu kepada yang berminat. Selanjut nya diadakan pelatihan kerja. 

Adapun yang menjadi Instrukturnya adalah tenaga dari luar yang berpengalaman dan telah memiliki kompetensi dalam bidangnya. 

Berikutnya WBP yang telah senior dalam tugasnya akan membimbing Yuniornya hingga mahir. Demikan seterusnya secara berjenjang dan tetap berkesinambungan.

Jika WBP yang senior keluar dari Lapas karena telah berakhir masa hukumannya, maka Yuniornya yang akan melanjutkan pekerjaan tersebut.

Adapun kegiatan- kegiatan yang ada dibengkel ini lanjut Gazali adalah antara lain, Meubelir pembuatan Lemari. Meja, Kursi termasuk Cukli. 

 Kemudian foto Woot yang sangat langka, diseluruh Indonesia belum ada. Hanya ada di produksi oleh satu-satunya WBP Kelas IIA Mataram NTB dan kita siapkan pula bingkai.terang Gazali.

Selain itu di lapas ini WBP bisa memproduksi  gantungan kunci. Bahkan teman teman disini lanjut Gazali dapat mencetak Kartu Vaksin Covid-19 dengan ketentuannya harus ada linknya. Maka Kartu Vaksin (ID Card)  bisa dicetak di lapas Mataram.

Hasil Produksi WBP Lapas Kelas IIA Mataram telah banyak terjual dalam lingkungan sendiri maupun pesanan dari luar.

Pelanggannya antara lain Para Kepala Kantor dan Pegawai serta pihak luar yang memesan. Sejumlah  Produksi WBP tersebut mutunya bagus tidak kalah dari luar.

Selain itu ada pula kegiatan pertanian dan perkebunan. Kedepan pengolahan sawah akan kami tanam jagung. Sayur -Sayuran dan lain lain. Sebutnya.

Di Lapas ini ada pula tukang Pangkas Rambut (Cukur Rambut) untuk melayani para WBP dan Pegawai lapas. Dan ada juga Tukang cuci pakaian Londre. Ada Kantin rumah makan dikelola oleh ibu ibu Darmawanita untuk melayani WBP maupun pegawai. Segala biaya – biaya tersebut diatas lebih murah jika dibandingkan dari luar.

Pada lapas ini ada pula pelatihan melukis, menggambar dan pelatihan Bend setiap hari Jumat dan Sabtu dalam seminggu sehingga WBP tidak merasa jenuh atau Stress.

Para WBP yang bekerja sesuai bidangnya tetap mendapakan haknya Premi. 

Di dalam lapas ada hamparan yang sangat luas udara terbuka dan mata hari untuk jemur diri para WBP. 

Berikut kegiatan WBP misalnya dalam bidang olah raga voly, Bulu tangkis,Tenis Meja dan lain lain tetap bisa mereka lakukan.

Selain aktivitas tersebut diatas para WBP tetap bebas melaksanakan kegiatan sesuai agama dan kepercayaan masing -masing WBP. 

Syaratnya tentu mematuhi Standar Prokes Covod- 19. Dengan  Motto : Masuk Sebagai Napi, Belajar Sebagai Santri, Keluar Menjadi Dai.Tutupnya.

Pantauan wartawan Media ini di halaman depan Lapas Kelas IIA Mataram terpampang tulisan besar.

 “Selamat datang di Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) & Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Mataram.” 

Media ini menilai Lapas Kelas IIA Mataram sangat layak untuk mendapatkan predikat tersebut diatas.

Sengaja media ini tidak memuat sejumlah foto WBP yang tengah beraktivitas demi melindungi kerahasian pribadi WBP tersebut.


Taqwa NTB.

Related

News 1444347291445268

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item