Dituduh Ijasahnya Palsu'Bacakades di Jember Lapor Polisi

Bacakades Saat Laporan Di Polsek Gumukmas

MEMOPOS.com,Jember - Menjelang pemilihan Kepala Desa (kades) di Jember dinamikanya kian hari tampaknya semakin memanas. Seperti yang terjadi di desa Mayangan Kecamatan Gumukmas. 

Pemilihan yang akan dihelat serentak pada bulan Agustus itu, di desa tersebut terdapat sepulah Bakal Calon (balon). Keseluruhan sudah melalui tahapan verivikasi administrasi, oleh panitia dinyatakan lolos semua.

Namun, berjalanya waktu, beberapa peserta lainya menuding dan melaporkan satu balon yakni Sunoto dengan tuduhan ijasah yang ia daftarkan sebagai syarat pendaftaranya dituduh palsu, terkonfirmasi dalam laporannya disebut dirinya tidak lulus sekolah.

Adanya laporan tersebut dibenarkan oleh Iman bahwa dirinya menerima laporan dari balon lain, namun dirinya enggan menyebutkan namanya. "Iya, mereka melaporkan atas tuduhan ijasah palsu milik Sunoto (balon)," terang Iman saat dikonfirmasi di sekretariat panitia kamis (24/6).

Terkait dugaan itu, Imam melakukan kroscek ke lembaga terkait yang mengeluarkan ijazah (sekolah) dan ternyata hasilnya sah (asli). "Diakui oleh pihak sekolah bahwa ijazah milik pak Sunoto tersebut sah," jelas Iman.

"Kita dipertanyakan lagi, betul ini Diknas mengeluarkan, akhirnya kita datang ke Diknas. Dan, Diknas menyatakan bahwa ijazah tersebut benar dari mereka, Berita Acaranya juga ada," tambahnya.

Merasa tidak terima atas laporan yang dilayangkan oleh lawan nya, Sunoto balik melaporkan kepada Polsek setempat atas pencemaran nama baik. Melalui kuasa hukumnya Zainuddin, SH. menyatakan, jika kliennya (Sunoto) dilaporkan kepada Panitia Pilkades oleh beberapa Bacalon Kades lain.

"Pertama beliau dilaporkan tidak memiliki ijazah, kedua dilaporkan tidak pernah lulus sekolah,” katanya. 

Sedangkan faktanya, lanjut Zainuddin klienya memiliki surat keterangan pengganti ijazah yang pernah hilang, dan juga dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember melalui SDN Mayangan 2  serta ijazah SMP yang dilampirkan dalam persyaratan pencalonanya.

“Jadi, apabila dikatakan beliau tidak pernah lulus sekolah, tidak memiliki ijazah, itu merupakan fitnah yang sangat keji. Itu merupakan pencemaran nama baik kepada klien saya,” ungkapnya.

Terkait laporanya, ia ingin memberikan pelajaran politik agar dalam berkompetisi harus dengan cara yang sehat.

"Kita lakukan ini (laporan balik) agar situasinya di desa kami (Mayangan) kondusif, kalah menang dalam pemilihan itu biasa, tapi dengan cara yang baik." Pungkasnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Amin Sahril membenarkan adanya laporan dari salah satu Bacalon Kades Mayangan.

Menurutnya, Bacalon Kades saling mengadu ke Polsek Gumukmas, karena menganggap surat keterangan tidak benar.

“Saat ini, H. Sunoto melaporkan balik, karena menganggap itu tidak benar dan nama baiknya merasa tercemar,” jelas Amin.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pemanggilan terkait perkara ini, nanti juga akan meminta keterangan dari ahli. (ndik/ko)

Related

Headline 2071575626204511159

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item