Sungguh Miris, Pengelola Swalayan Siluman di Duga Melakukan Pemerasan

Roky Saat Melakukan Konfermasi Pada Pihak Swalayan

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Sangat disayangkan nasib malang dialami Yuli Novianti (30) warga Dusun Krajan RT 002/RW 006 Desa Pesanggaran Kecamatan Pesanggaran, menggadaikan motor satu - satunnya yang dimilikinnya hanya untuk membayar uang denda senilai Rp 500.000 lebih dari pihak swalayan. 

Dikonfirmasi Media ini dirumahnya Yuli memaparkan, kisah ini berawal ketika Cindy (10) yang merupakan anak kandung Yuli sedang bermain bersama temanya di dalam swalayan tersebut,"jelasnya. 

Secara kebetulan swalayan itu dekat sama rumahku lanjut Yuli, saya juga tidak tahu bila anak saya sama temanya katanya masuk Swalayan dan mengambil coklat seharga Rp 13.850,00, lalu anak saya mengambil sebanyak 2 batang. Tiba tiba pihak swalayan mendatangi saya dan memberitahukan bahwa saya harus membayar denda yang dilakukan anak saya bersama temanya itu.Jujur saya terkejut dan sok berat campur bingung karena pihak swalayan meminta uang ganti rugi sebanyak 20x lipat dari harga coklat yang diambil oleh anak saya,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, kata Yuli, Saya sudah mencoba menempuh jalan damai sekaligus menemui pemilik swalayan yaitu istri dr. Munandar, namun katanya semua sudah diserahkan sama pengelola yaitu Murti. Sayapun juga sudah menemui pengelola yaitu Murti, untuk minta keringanan,” ungkapnya.

Murtipun datang lagi menemuiku 5 sehabis kejadian tersebut, dan saya dibuatkan surat pernyataan tidak mengerti isinnya pokoknya saya tinggal tanda tangan, yang isinya saya sanggup membayar dan di beri potongan denda sebesar Rp 54.000, itupun saya masih merasa berat,” paparnya.

Mengetahui peristiwa tersebut salah seorang aktivis Banyuwangi Rocky J Sapulette merasa prihatin, dan melakukan klarifikasi ke pihak Swalayan. Saat itu Rocky ditemui Murti, yang merupakan Security sekaligus pengelola dan penanggung jawab membenarkan hal tersebut “Semua sesuai peraturan yang sudah ditetapkan, tolong ditunggu dan ketemu langsung dengan penanggung jawab utamanya,” katanya. Jumat (28/05/2021).

Terkait tulisan pemberitahuan denda 20 x lipat, saat dikonfirmasi salah satu kasir menyatakan bahwa tulisan tersebut dicopot pada bulan puasa lalu karena ada pengecatan ulang.

Setelah ditunggu beberapa lama ternyata penanggung jawab utama tidak datang.Kami sudah beritikad baik menunggu untuk klarifikasi, namun kelihatanya penanggung jawab utama enggan menemui,” ucap Rocky menirukan sang Scurity tersebut.

“Yang saya heran sampai KTP Yuli ini disita, dan menurut Murti KTP belum bisa diambil ketika denda belum dibayar. Tadi sudah saya sampaikan kepada Murti selaku penanggung jawab sekaligus Security, bahwa saya berharap paling lambat hari senin permasalahan ini sudah dilaporkan ke Polisi, sesuai yang dikatakan Murti pada Yuli. Kalau sampai hari senin belum dilaporkan, maka pihak Yuli akan kami dampingi untuk balik melapor dugaan pencemaran nama baik dan dugaan pemerasan,” tegas Rocky.(Im)

Related

Hukum Kriminal 172601462627242057

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item