Pemuda Lingkungan Mandar Di Banyuwangi Tanpa Pamrih Rutin Keliling Nasehati Wisatawan Agar Tertib 3M

Pemuda Lingkungan Mandar Yang Tanpa Pamrih Siaran Beritahu Kepada Wisatawan

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Berbagai cara dilakukan warga masyarakat Kabupaten Banyuwangi agar merdeka dari jajahan wabah Covid-19. Setelah sebelumnya tercipta klaster tarawih yang telah memakan sejumlah korban, kini banyak golongan pemuda setempat mulai berinovasi menjadikan diri sendiri sebagai agen protokol 3M.

Ambil contoh di destinasi wisata pantai Marina Boom Banyuwangi. Sedikitnya ada tiga tim pemuda adat lingkungan Mandar yang setiap harinya berkeliling menasehati wisatawan dengan pengeras suara.

Para pemuda ini melakukan sosialisasi sekaligus mengingatkan agar wisatawan tertib tidak bergerombol dan memakai masker. Dalam aksi ini, para pemuda tersebut melakukan secara sukarela.

"Yang sebelah sana mohon maskernya dipakai, jangan hanya dibuat kalung. Untuk anak-anaknya yang tidak pakai masker ini kami ada masker bisa dipakai," kata seorang pemuda mengingatkan wisatawan melalui pengeras suara di pantai Marina Boom Banyuwangi, Jumat (21/5/2021).

Selain menasehati wisatawan, rupanya para pemuda ini juga menyediakan masker gratis. Bagi wisatawan yang lupa atau tidak memakai masker bisa mendapatkan masker gratis jika bertemu mereka.

"Bapak ibu, mbak mas, adik-adik yang tidak pakai masker bisa ambil di sini. Jangan sampai pulang wisata malah tertular Covid-19 atau juga menulari," tegasnya melalui pengeras suara.

Saat ada wisatawan yang bergerombol, para pemuda ini tak segan untuk menegur. Mereka juga meminta agar para wisatawan tersebut tidak menjadi media penularan wabah Covid-19. "Minta tolong yang masih bergerombol segera memberi jarak. Jangan sampai ada penularan di tempat wisata," katanya.

Di Pantai Marina Boom Banyuwangi, terdapat 23 UMKM yang berjualan makanan dan minuman. Lokasinya pun berbeda. Secara bergantian, kelompok pemuda Mandar ini juga rutin mengecek apakah ada pembeli yang bergerombol.

"Setiap hari kita keliling. Hanya hari Senin seluruh destinasi wisata libur untuk pembersihan dan sterilisasi menggunakan disinfektan," cetus Faisal Rizal, Ketua Pemuda Adat Mandar.

Sebagai relawan 3M, kelompoknya tak menuntut upah apapun. Hal ini dilakukannya semata karena ingin wabah Covid-19 ini segera hilang. Sembari menunggu pemerataan vaksinasi menjangkau seluruh masyarakat Banyuwangi.

"Destinasi wisata Pantai Marina Boom ini kan berada di kampung Mandar. Maka ya warga Kampung Mandar yang harus menjaga. Ini juga bentuk dukungan kami kepada pemerintah menekan penyebaran virus," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut baik ide brilian pemuda adat Mandar tersebut. Menurut Ipuk, dengan gotong royong seperti ini, penyebaran Covid-19 bisa ditekan secara efisien.

Selain itu, Ipuk juga menilai jika keberhasilan Banyuwangi dalam menurunkan angka penularan Covid-19 ini tidak lepas dari peran serta masyarakat. Terutama kaum muda yang memiliki kesadaran lebih tinggi.

"Tentu ini menjadi hal yang positif. Kita butuh masyarakat juga terlibat dalam upaya pemerintah menekan penyebaran virus corona," kata Ipuk.

Ipuk berharap muncul kelompok-kelompok masyarakat yang juga menjadi agen pencegahan penularan Covid-19. Layaknya kelompok pemuda Mandar, Ipuk mengajak seluruh pemuda di Banyuwangi agar senantiasa mau mengingatkan lingkungan sekitarnya untuk tertib 3M.

"Minimal bisa diterapkan di lingkungan keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar juga," kata Ipuk sembari tersenyum bangga saat mendengar ada kelompok pemuda Kabupaten Banyuwangi yang menjadi agen 3M secara sukarela. (Im)

Related

Sosial Budaya 4613644910590815648

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item