Kisah Pemulung Yang Berhasil Menghantarkan Anaknya Menjadi Sarjana

Eny  Wanita Pemulung Asal Desa Sembulung Yang Tangguh

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Patut diacungi jempol dua perjuangan kaum Hawa bernama Eny (51) wanita asal Dusun Krajan,Desa Sembulung, Kecamatan Cluring berhasil membiayai pendidikan kedua anaknya dari hasil jerih payahnya menjadi pemulung barang bekas atau rongsokan.

Tekatnya yang sangat luar biasa agar anaknya tetap sekolah jangan sampai putus ditengah jalan terus diperjuangkan hingga sampai berhasil putri pertamannya menjadi seorang sarjana pertanian disalah satu Universitas ternama di Jember yaitu Unej.

Keinginan besarnya yang ingin melihat sang anak bisa mendapatkan kehidupan lebih layak, membuat Eny harus bekerja keras menjadi pemulung setiap hari dilakukan mulai dari pukul 19.00 hingga 04.00 WIB. 

Berkat tekad dan usahanya tersebut, ia berhasil membuat anak nomor 1, Gheby Ariyani menjadi seorang Sarjana Pertanian.

"Saya ga mau anak-anak seperti saya, dan suamiku yang hanya sebagai buruh serabutan, ibu parah baya inipun tanpa mengenal lelah,gengsi,dan tidak perduli dengan suara miring dari para pencemooh terhadap dirinnya. Yang penting terus berjuang untuk bertahan hidup dengan mencari uang halal dan selalu berdoa agar suatu saat nanti hidupnya bisa seperti layaknya orang lain bisa bahagia serta agar bisa menyekolahkan anak setinggi mungkin," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

"Alhamdulillah, sekarang anakku ada yang baru lulus dari Universitas Unej Jember dan yang bungsu beru saja lulus SMP dan akan masuk SMA," tambah Eny. 

Meskipun Eny harus berpeluh keringat guna berkeliling setiap malam dan siang mencari rongsokan demi menyekolahkan sang anak, ia sangat melarang keras anak-anaknya untuk ikut memulung bersamanya. Ia tak ingin anak-anaknya malu.

"Biar saya saja yang mulung, anak jangan. Nanti mereka malu sama temannya. Toh, badan saya masih kuat untuk mencari nafkah untuk membiayai sekolah anak, " katanya.

Dalam sehari uang yang dihasilkan wanita keturunan Jawa ini dari memulung hanya Rp 50 ribu saja.

Uang yang ia dapatkan kemudian ia kumpulkan untuk membiayai sekolah anak dan untuk makan sehari-hari.

"Cukup ga cukup mesti dicukupiin mas," tuturnya sembari matanya terlihat berkaca-kaca.

Larangan untuk tidak memulung ini pun dibenarkan sang anak, Dheby "Saya kadang mau bantu, tapi ga boleh sama ibu," ujarnya.

Usai mendapatkan predikat sarjana pendidikan dan lulusan cukup lumayan baik, Dheby saat sedang ikut suaminnya. 

Disinggung terkait bantuan dari pemerintah Eny sangat berterima kasih selama mendapatkan bantuan mulai sembako,BLT,dan Bansos sangat - sangat membantunya dalam kehidupannya sehari - hari hingga anaknya terbantu sekolahnya lancar, "pungkasnya. (Im)

Related

Headline 432460505948714653

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item