Ketua HIPMIKIMDO NTB Menilai 100 Hari Kerja Kapolri Memiliki Semangat Kepolisian Yang Demokratis

Ketua Himpunan Pengusaha Mikro Saat Foto Bersama

MEMOPOS.com,NTB - Ketua Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (HIPMIKIMDO) NTB   Drs. Jamaluddin Ishaka menyatakan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri pada tanggal, 8 Mei 2021.

Demikian dikatakan Ketua DPD. HIPMIKIMDO NTB, Drs. Jamaluddin Ishaka saat ditemui Koordinator Liputan Media Massa Nasional MEMOPOS NTB Muhammad Taqwa seusai Jamaluddin  menandatangani sekaligus menyerahkan surat mandat untuk segera membentuk Pengurus HIPMIKIMDO kepada calon Ketua DPC. Lombok Tengah dan calon  Ketua DPC. Lombok Timur pada Sabtu (8/5/2020) di Mataram NTB.

 Jamaluddin menjelaskan Jend.Pol Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu pada 27 Januari 2021 lalu.tuturnya.

Menurut wartawn Senior itu 100 hari  kinerja dan upaya yang dilakukan Jenderal Polisi Sigit dalam melakukan perubahan internal dan penegakan hukum dinilai sudah sesuai dengan semangat kepolisian yang demokratis (Democratic Policing). tuturnya.

 Bahwa 100 hari kerja Kapolri memperbaiki persoalan yang kompleks terjadi di seluruh Indonesia dari hulu tidaklah mudah.ungkapnya

 Hal itu terlihat dari peluncuran beberapa aplikasi yang dimanfaatkan sebagai fungsi pengawasan masyarakat maupun bagi internal kepolisian sangat sukses.

Karena yang dibenahi oleh Kapolri ini dari hulunya dulu, dengan membuat aplikasi- aplikasi pengawasan hingga lalu lintas yang memudahkan pelaporan publik kalau terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran hukum baik dari masyarakat maupun untuk internal polisi itu sendiri," sebut nya.

Dalam masa 100 hari kerja seorang pejabat negara apalagi sekelas Kapolri memang tidak semudah membalikan telapak tangan dalam melakukan perubahan secara komprehensif.

Pasalnya lanjut mantan pegawai PU NTB itu bahwa ada hal-hal yang harus diperhati kan dalam perjalanannya.

 Apalagi jika semangat perubahan itu belum tersampai kan dengan baik keruang publik.

"100 hari tentu tidak bisa langsung berikan apa maunya LSM, tapi polisi juga tentu harus menjaga keseimbangan antara ruang publik, ruang private dan ruang negara," jelasnya.

 Apabila ada pihak-pihak yang menilai Polri saat ini belum menuju Democratic Policing itu merupakan kekeliruan atau hanya berdasarkan subjektifitas saja.

"Faktanya tidak tahu data hanya mengambil kesimpulan umum dengan mengambil dari satu dua kasus," katanya.

Jika dalih penindakan sewenang-wenang kepolisian dalam melakukan penanganan Pandemi Covid-19, misalnya tentu di Indonesia masih jauh lebih humanis dibandingkan aparat di Negara lain contoh nya di India.

"Suruh coba ke India lihat kalau polisi itu tak bertindak tegas, atau suruh mereka ketukaran Covid-19 dulu biar tahu bahayanya. Orang itu akan berbeda ngomong soal Covid- 19 kalau dia sudah kena Covid," katanya 

Coba lihat di TV Kepolisian India bersikap represif,  lantaran jika dibiarkan potensi penularan virus corona akan semakin berbahaya.katanya.

Kalau polisi di Indonesia masih terbilang lebih humanis dalam melakukan tindak tegas terkait dengan penanganan Covid-19.

Atas pertanyaan wartawan Ia menjawab "Lalu apa ukuran represif itu, apakah orang lewat kemudian ditembakin.

 Pembubaran kerumunan itu jauh dari refresif, karena tujuan menyelamatkan orang yang dibubarkan itu tidak tewas karena Covid," imbuhnya

Bahkan disisi lain, justru berpandangan, yang bersikap represif adalah pihak-pihak yang menyerang tanpa tahu situasi nyata kondisi negara disaat pandemi Covid-19 tanpa adanya dukungan data yang kuat.

"Bayangkan kalau dibiarkan, seperti India. kita Ini mau Lebaran, dan itu dibebankan kepada Negara, kok dibilang represif," imbuhnya


(Taqwa NTB)

Related

Headline 3518479428571137059

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item