Di Duga Selewengkan Dana APBDes Kades Tegalharjo Glemore Berbaju Orange

M Oknum Kepala Desa Tegalharjo

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Warga masyarakat Desa Tegalharjo, Kecamatan Glemore, Banyuwangi Jatim, dikagetkan atas  M selaku Kades yang diduga selewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) senilai Rp 1,4 Miliar dijebloskan ke tahanan di Lapas Kelas IIA oleh kejaksaan negeri (Kejari).

Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto mengatakan Kades berinisial M itu masuk ke tahanan pada Kamis (27/5) malam lusa.

"Kita mendapatkan titipan tahanan dari Kejari Banyuwangi," katanya, Sabtu (29/5/2021).

Ia menyebut, M menempati sel masa pengenalan lingkungan (mapenaling), sebelum dimasukkan ke dalam lapas guna mengantisipasi penularan Virus Covid-19 dan sebagai adaptasi lingkungan.

"Sebelum masuk kita rapid test antigen. Hasilnya non reaktif. Kalau reaktif, kami tidak mau menerima," ujar dia.

Sebelumnya, oknum Kades itu menjalani pemeriksaan di Kejari Banyuwangi terkait adanya kerugian uang negara Rp 1,4 miliar yang bersumber dari APBDes Tahun 2017 hingga 2020.

Diduga, uang negara yang semestinya digunakan untuk masyarakat miskin melalui program 'Kanggo Riko' ini telah dikorupsi.

Dugaan tindak pidana korupsi ini pertama kali mencuat dari laporan Forum Masyarakat Desa Tegalharjo yang melaporkan salah satu kepala desanya ke Kejari Banyuwangi.

Dalam laporannya, mereka menyebutkan seharusnya setiap penerima program 'Kanggo Riko' menerima bantuan senilai Rp 2,5 juta untuk 40 warga. Namun diketahui jika hanya Rp 1 juta saja yang diberikan ke warga. Bahkan juga ditemukan jika masyarakat ada yang menerima Rp 600 ribu saja.(Im)

Related

Headline 4155012512358398373

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item