Pabrik Ikan Di Muncar Belum Kantongi IPCL

Khusnul Khotimah Kadis Lingkungan Hidup Banyuwangi

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi menegaskan bahwa pabrik atau perusahaan pengalengan dan penepungan ikan di wilayah Muncar belum mengantongi Instalasi Pembuangan Limbah Cair (IPCL).

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas lingkungan Hidup, Khusnul Khotimah di depan wartawan.

Seperti kejadian di wilayah Muncar belum ada yang punya IPLC laut bagi perusahaan yang outletnya langsung laut, karena harus ada kajian dulu tentang itu,” Paparnya Jum’at (2/4/2021).

IPLC itu sendiri bertujuan agar air yang ada pada sumber air tidak tercemar dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk memenuhi bebagai kebutuhan sesuai dengan peruntukannya.

Sebelumnya, Asmuni yang juga sebagai Ketua Kelompok Nelayan Jala Buang ini juga menyesalkan terhadap Pemerintah atas ketidak transparannya kepada warga masyarakat yang mencari nafkah hasil laut ini. Bahkan, kejadian yang sudah bertahun-tahun lamanya tersebut serasa dibiarkan.

“Jadi disini tidak hanya dibuang ke laut saja, tetapi ada juga saluran drainase pabrik itu dilewatkan atau ditransitkan pada sungai pula,” Terang Asmuni.

Pemerintah selama ini tutup mata, laporan ini menjadi labuhnya orang Muncar sendiri dan tidak ada respon sampai sekarang, coba lihat dan turun saja di lapangan,” Tegas Asmuni.

Asmuni juga mengeluhkan,pabrik-pabrik yang diduga membuang limbah melalui saluran menuju ke laut maupun ke sungai.

Diantaranya ada PT. Kama Pris, Sumber Asia, Pasifik Harvest, Hongkong, Blambangan Raya. Selanjutnya, PT Sari Laut, Sumberyala, Sareefid, Maya Muncar, PT. NP 1, Fising, dan PT. NP 2. Semuanya berada di wilayah Kecamatan Muncar.

“Jadi perusahaan itu diduga tidak transparan, mereka punya IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) atau tidak dalam pengelolaan limbahnya. Kalaupun sudah ada IPAL kan otomatis punya syarat. Disini indikasinya tidak punya IPAL, dan sebelum ada IPAL pasti ada AMDAL (Analisis dampak lingkungan),” Tegas Asmuni saat ditemui wartawan di Pelabuhan Muncar.

Sayangnya beberapa perusahaan Pengalengan ikan dan penepungan di kawasan Muncar masih belum dapat dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, saluran limbah yang berasal dari pabrik atau perusahaan pengalengan dan penepungan ikan di wilayah Kecamatan Muncar, Banyuwangi yang diduga dibuang ke laut berakibat ekosistem biota laut di perairan setempat berdampak rusak dan tercemar. Bahkan, nelayan setempat mengalami gatal-gatal pada sekujur tubuhnya. (Im)

Related

Pemerintahan 4637175925323740215

Posting Komentar

emo-but-icon

Cafe Angkringan RC Banyiwangi

Cafe Angkringan RC Banyiwangi
Cafe Angkringan RC Banyuwangi Kecamatan Banyuwangi

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item