Kasus Pemalsuan Tanda Tangan, Kades Benculuk Merasa Tidak Pernah Melakukan

Kepala Desa Benculuk Mudhofir

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang saat ini di tangani penyidik Polresta Banyuwangi Jawa Timur terus berjalan. Terbukti dengan di panggilnya terlapor yaitu Kepala Desa dan Sekretaris Desa Benculuk untuk menjalani pemeriksaan penyidikan.

Ditemui beberapa awak media di kantornya, Kades M.Mudhofir M.Pdi membenarkan statusnya dalam kasus dugaan pemalsuan tanda tangan salah satu BPD sebagai terlapor. Dirinya juga mengakui sudah di periksa oleh penyidik Polresta Banyuwangi.

"Sampai saat ini dari pihak Pemdes Benculuk masih dua orang yang dipanggil penyidik untuk diperiksa. Saya pasrahkan ke penyidik yang menangani kasus ini, biar proses hukumnya berjalan dan membuktikannya. Karena saya merasa tidak pernah melakukan apa yang disangkakan ke saya itu mas," Terang Mudhofir di depan wartawan, Selasa (6/4/2021).

Masih menurut Mudhofir, selama ini hubungan pihak Pemdes dengan BPD baik-baik saja. Ketika ada laporan kepolisian terkait dugaan pemalsuan tanda tangan salah satu BPD, dirinya juga bingung. Bahkan sampai saat ini dirinya tidak mengetahui siapa yang membuat laporan di Polresta.

"Saya sebagai Kepala Desa berharap agar masalah ini cepat selesai, dan tidak menghambat jalannya pemerintahan desa. Saya juga menginginkan jika ada satu permasalahan di desa sekiranya pihak-pihak terkait duduk bersama untuk menyelesaikan lewat musyawarah, agar sinergitas tetap terjaga," Pungkasnya.

Sementara itu Camat Cluring Yoppy Bayu Irawan, M.sos., M.Si, sangat menyesalkan adanya kejadian ini. Padahal sebelumnya pihak Kecamatan selaku pembina desa sudah memfasilitasi dan memediasi di kantor Kecamatan, terkait adanya dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut.

"Saya ngertinya ada laporan kepolisian itu dari inspektorat. Padahal sebelumnya pihak Pemdes dan BPD Desa Benculuk sudah saya mediasi di kantor. Seingat saya waktu itu yang hadir ada 4 orang dari BPD, Kades, Sekdes dan beberapa staf desa. Intinya dalam mediasi tersebut permasalahan terkait pemalsuan tanda tangan dapat di selesaikan dengan musyawarah," Jelas Yoppy.

Sebelumnya pihak Polresta Banyuwangi melalui Kasat Reskrim AKP Mustijat Priyambodo membenarkan adanya laporan dugaan pemalsuan tanda tangan salah satu BPD oleh Kepala Desa Benculuk. Dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut menyangkut Perdes Realisasi APBDes Benculuk Tahun Anggaran 2019. (SG)

Related

Headline 526518873224470935

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item