Imam Suruji DKK Dilaporkan Ke Polresta Banyuwangi Oleh Beberapa Tokoh Masyarakat Desa Badean

Beberapa Tokoh Warga Desa Badean Saat Melaporkan

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Polemik di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari yang sempat menjadi sorotan awak media terkait dugaan Mar up bedah rumah.Kini muncul persoalan baru yaitu sekelompok warga yang mengatasnamakan pemuda setempat melapor ke polisi kini berbalik menjadi terlapor. 

Seperti dilakukan oleh sejumlah tokoh masyarakat Desa Badean yang telah melaporkan Imam Suruji Cs pada Polresta Banyuwangi pada hari Rabu, 28 April 2021, terkait dugaan membuat Laporan Palsu, memprofokasi sejumlah warga awam dan bertujuan menghalang-halangi pengungkapan kasus korupsi di Desa Badean.

Terutama untuk mengungkap dugaan mark up anggaran pembangunan rumah tidak layak huni desa badean Ta.2017, 2018.2019 yang sebelumnya di Laporkan oleh La Lati.SH pada Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

“Kami sangat keberatan jika sebelumnya Imam Suruji bersama dua warga lainnya berani-beraninya mengatas namakan masyakat dan tokoh pemuda, padahal dia (Imam Suruji) bukan siapa-siapa hanya sebagai ketua PAC salah satu Partai Politik bukan tokoh masyarakat begitu pula tindakannya mengajak orang lain yang tidak tahu menahu mengaku tokoh pemuda,” ungkap MI, salahsatu tokoh masyarakat Desa Badean, yang turut melaporkan Imam Suruji Cs. Kamis (29/4/2021).

“Padahal tokoh pemudanya Desa Badean adalah Mas Habib bukan Iman Suruji maupun temannya yang 2 orang itu,” imbuhnya.

Menurut MI mereka melaporkan kelompok Imam Suruji Cs pada Polresta Banyuwangi dikarenakan Imam Suyuji Cs telah memprovokasi segelintir masyarakat awam yang mayoritas masih merupakan keluarga para koruptor di Desa Badean setidak-tidaknya yang ikut-ikutan Imam Suruji itu sama halnya turut menikmati hasil Korupsi.

Masih kata MI, buktinya tidak ada sama sekali keresahan, ujaran kebencian maupun pencemaran nama baik Desa Badean dengan adanya pencetusan Sayembara yang di gagas oleh La Lati.SH apalagi bertujuan baik yaitu untuk mengungkap kebenaran fakta Korupsi dugaan mark up anggaran pembangunan RTLH Desa Badean yang di lakukan oleh Pejabat Staf Pemerintah Desa Badean,Justru masyarakat badean sangat berterima kasih kepada La Lati dengan segala keberaniannya.

“Kami juga sudah bertanya secara langsung kepada La Lati dan menurutnya Sayembara batal di gelar karena adanya pertimbangan-pertimbangan setelah mendapatkan saran dari Kasat Intel Polresta Banyuwangi,” kata MI.

“Kami juga sudah mengecek kebenaran dan keakuratan data yang di miliki pak La Lati.terkait Mark Up anggaran Pembangunan RLTH Desa Badean sehingga 95 % warga masyarakat Desa Badean mendukung pak La Lati dan menghendaki Pengungkapan kasus korupsi di Desa Badean untuk segera di Ungkap oleh pihak Kejaksaan.”Pungkasnya.

Seperti di beritakan sebelumnya jika Imam Suruji bersama 2 orang lainnya pernah membuat laporan pengaduan pada kepolisian dan mengklaim adanya keresahan warga, dan terjadi ujaran kebencian serta pencemaran nama baik Desa Badean terkait wacana sayembara yang di cetuskan oleh La Lati, SH.


 (Im)

Related

Headline 499904330473313422

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item