Pemecatan THL Yang Dilakukan Pemkab Banyuwangi Ditentang Keras Partai Demokrat

Michel Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi

MEMOPOS.com,Banyuwangi – Kabar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, (Pemkab) yang memberhentikan sebanyak 331 Tenaga Harian Lepas (THL)yang sempat viral di beberapa media. Yang mana pemberhentian sebanyak 331 THL jadi kontroversi karena oleh sebagian banyak pihak dianggap di luar dugaan dan terjadi di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Michael Edy Hariyanto, SH Ketua DPC Partai Demokrat yang sekaligus salah satu pimpinan di DPRD Banyuwangi, Rabu 09/03/221.

“Ini sungguh di luar dugaan, harapan besar rakyat Banyuwangi ke depan akan lebih baik dibawah pimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru, tapi Pemkab justru melakukan pemutusan kontrak THL. Tidak sedikit sebanyak 331 orang sekaligus harus kehilangan pekerjaannya di masa pandemi covid 19. Situasi ini adalah situasi dimana rakyat sedang dalam kesulitan untuk kebutuhan hidupnya, tapi kenapa ya kok tega melakukannya”, sesalnya seolah tidak percaya hal tersebut terjadi.

Lebih lanjut Michael Ketua DPC atas nama Partai Demokrat menentang keras kebijakan pemutusan kontrak pada 331 THL. Michael mengaku akan meminta kepada Fraksi Demokrat ambil langkah tegas untuk membela kepentingan rakyat terutama 331 THL.

Ketika Mcihael disinggung soal pemutusan kontrak THL karena alasan efisiensi anggaran, langsung memyergahnya dengan mengatakan. Bahwa hal itu kurang tepat karena banyak pos-pos anggaran yang urgensinya kurang dan bisa dialihkan.

“Apa benar hanya dengan cara memecat THL bisa melakukan efisiensi anggaran..? Saya kira kurang tepat ya, efisiensi anggaran itu harus dilakukan pada pos-pos anggaran yang urgensinya kurang. Bukan kebijakan efisiensi anggaran malah membuat orang kelaparan karena kehilangan pekerjaan. Harusnya Pemkab mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan rakyat, bukan yang merugikan rakyat”, sergahnya.

Ketika dimintai keterangan lebih lanjut Michael enggan melanjutkan, dengan alasan takut dipelintir seolah-olah mempolitisir keadaan.

“Sudah lah cukup segitu saja saya yakin Pemkab bisa memahami, kalau memikirkan nasib rakyat ya tolong tarik kembali kebijakan itu, senangkan hati rakyat. Dan maaf tidak saya teruskan ngobrol-ngobrol ini, karena saya juga khawatir statemen saya ini ada yang pelintir mempolitisir keadaan. Tapi saya pastikan apa yang sampaikan demi nasib rakyat bukan nasib Demokrat”, pungkas Michael. (Im).

Related

Headline 881288619604468131

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item