La Lati, SH. Sebut Salah Alamat Jika Bertanya Tentang Kebijakan Proyek PL Di Dinas Pendidikan Banyuwangi

Aktifis Dan Advoacat La Lati SH.

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Bukan rahasia lagi jika setiap ada kegiatan pekerjaan berupa proyek dari dinas-dinas di Kabupaten Banyuwangi turun menjadi rebutan oleh Pemohon Rekanan, kontraktor dan pihak lainnya.Apalagi jika proyek tersebut berupa PL atau Penunjukan Langsung.


Tidak semua bisa mendapatkan PL tersebut, semua tergantung kapasitas, lobby-lobby, kekuatan koneksi dan yang terutama banyaknya modal dana hal inilah yang menjadi pintu gerbang munculnya persaingan usaha yang tidak sehat


Namun ada satu dinas yang selama ini punya perbedaan dengan dinas-dinas lainnya, yaitu pada Dinas Pendidikan.


Jika pada dinas lain penggodokan rencana kegiatan ada pada masing-masing dinas, khusus untuk Dinas Pendidikan, penggodokan murni dilakukan di Pemkab Banyuwangi.


Seperti yang dikatakan La Lati, SH. dalam sebuah obrolan bersama beberapa awak media, menurutnya karena Dinas Pendidikan meliputi,Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, maka penggodokan rencana kegiatan dilakukan di Pemkab Banyuwangi bukan pada Dinas Pendidikan.


“Jika pada dinas lain penggodokan rencana kegiatan masih turut melibatkan peran Kadis pada di masing-masing dinas, dan LPSE maka khusus Dinas Pendidikan, penggodokan itu dilakukan di Pemkab Banyuwangi, sedangkan Kepala Dinas dan Kabid hanya menerima instruksi saja tanpa memiliki peran apapun dalam kebijakan Proyek PL,” Ungkap La Lati, SH.Senen,(30/3/2021)


“Kepala Dinas Pendidikan hanya melaksanakan instruksi kebijakan jabatan saja, sedangkan penentu kegiatan ada di Pemkab Banyuwangi jadi “Salah Alamat” jika di katakan Kepala Dinas pendidikan memiliki peran dalam penggodokkan kegiatan Proyek PL ,” Imbuhnya.


Masih kata La Lalati, maka saat pintu gerbang persaingan usaha semakin tidak sehat dan melebar pada Dinas Pendidikan Banyuwangi, jangan heran jika berkembang isyu adanya oknum ASN dilingkungan Pemkab yang berprofesi ganda sebagai kontraktor bahkan sering mendapatkan jatah pekerjaan atau proyek hingga puluhan paket dalam setiap tahunnya pada Dinas Pendidikan.


“Saya memiliki data lengkap Group CV naungan oknum ASN ini mas, saya berharap oknum ini tidak berprofesi ganda lagi agar keadilan mendapatkan pekerjaan di dapatkan oleh para kontraktor lokal lainnya.


Selain itu saya juga berharap di masa pemerintahan Ipuk- Sugirah dapat menindak tegas serta tidak memberi ruang oknum ASN yang berprofesi ganda dalam Lingkungan Pemkab.” Pungkas La Lati.(Im) .

Related

Headline 4513109827595598900

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item