Hati Hati...!!! Mengaku Polisi,Hp Pemuda Diembat

Korban Saat Melaporkan Ke Pihak Berwajib

MEMOPOS.com,Surabaya - Mengaku sebagai aparat Kepolisian dan mengembat HP, menimpa tiga orang pemuda di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari Surabaya

Salah satu korban bernama, Tino Ardyanto (29) warga Jalan Krampung Tengah, Tambaksari mengatakan peristiwa perampasan handphone yang dialaminya bersama tiga temanya terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari pada Rabu (3/2/2021) lalu sekitar pukul 22.30 WIB.

Ketiganya saat itu menggunakan mobil Suzuki Ertiga, usai mencari makan sepulang kerja di counter handpone dikawasan Ngagel dan kejadiannya sekitar jam 10-11 malam.

“Kejadiannya usai kita makan tahu campur di Pandegiling. Lalu bermaksud nganter teman pulang,” kata Tino kepada wartawan, Sabtu (6/3/2021).

Tino menjelaskan, setelah ia makan dan mengantar temennya di Jalan Urip Sumoharjo, setelah Jembatan Penyebarangan Orang (JPO), tiba-tiba di pepet oleh seorang pelaku dengan menggunakan motor. Pelaku mengaku seorang anggota polisi dan meminta mereka menepi.

“Pada saat berhenti mau menurunkan teman, ada sepeda motor, satu orang yang mengaku sebagai anggota Polda, dia menyuruh merapat kekiri dengan menyodorkan lampu senter,” tambah Tino.

Setelah menepi, oleh pelaku, mereka dituduh membawa sabu-sabu dengan berat 6 kilogram. Mereka yang panik akhirnya menepi.

Kata pelaku, mobilnya katanya diindikasi membawa barang sabu-sabu seberat 6 kg. Para pelaku saat itu mengaku polisi dengan pakaian preman. Setelah itu hanphone mereka diminta dengan alasan akan diperiksa.

“Ngaku polisi dengan berpakaian preman. Setelah itu kita di introgasi, tapi kita sempet ngeyel, terus dia bilang kooperatif kamu. Akhirnya kami dimintai identitas, kita kasih semua, hape sempat dicek kita kasih semua,” imbuh Toni.

Untuk menyakinkan seolah-olah pelaku seorang polisi. Dihadapan mereka,pelaku berpura-pura telpon temennya yang lain dengan logat khas Ibu Kota.

Akhirnya, empat handphone milik korban dibawa oleh pelaku. Mereka kemudian diajak merapat ke Polsek Tegalsari, disana pelaku mengaku sudah ada temannya yang ditangkap lebih dulu.

“Nanti tak temukan dengan pelakunya yang sudah ketangkap ini. Nanti tak temukan, kalau seandainya bukan, handponenya nanti tak kembalikan semua,” kata Tino.

Mereka yang panik, karena takut, akhirnya menuruti ajakan pelaku menuju Polsek Tegalsari. Namun setelah diperjalanan di Jalan Basuki Rahmat, pelaku tiba mengencangkan gas motornya menyalip mobil mereka, kemudian belok kanan ke arah Monumen Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman.

Setelah kejadian itu, pada malam hari, Tino mencoba laporan di Polsek Tegalsari. Namun oleh petugas SPKT diarahkan ke Polsek Genteng. Karena sudah malam, akhirnya mereka melaporkan kejadian itu, pada Kamis (4/3/2021).

Atas kejadian, itu Tino dan temannya hafal dengan ciri-ciri pelaku, yakni menggunakan motor honda vario warna hitam bernopol W 62xxxx, dengan perawakan perut buncit dan berkulit sawo matang

(Redho)

Related

Hukum Kriminal 6243522252717347354

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item