Bupati Ipuk Tepati Janji Kampanye, Berikan Peluang Kepada Mantan THL

Bupati Ipuk Saat Didampingi Sekda

MEMOPOS.com,Banyuwangi - Bupati Banyuwangi periode 2021-2024, Ipuk Fiestiandani memberikan kesempatan kepada ratusan mantan THL (Tenaga Harian Lepas), yang sebelumnya tidak mendapat perpanjangan kontrak kerja,Selasa (16/03/2021)kemarin.

Bertempat di Aula Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Ipuk menyatakan Pemkab Banyuwangi akan memberikan kesempatan berupa Tes Ulang kepada ratusan mantan Abdi Daerah tersebut.

“Pemkab Banyuwangi akan memberikan kesempatan kepada saudara-saudara semua dengan mengikuti Tes Ulang, serta kami akan menimbang kembali masa Pengabdian saudara kepada Daerah, tentunya mereka yang telah lama mengabdi akan kami Prioritaskan,” Ujar Ipuk yang disambut applause Peserta Audensi.

Pernyataan istri mantan Bupati Banyuwangi 2 Periode tersebut selaras dengan Janji Politik yang dicanangkan pada gelaran Pemilukada tahun lalu.

Saat itu. Ipuk yang berpasangan dengan H. Sugirah berjanji akan membuka 10 Ribu lapangan pekerjaan baru, apabila pihaknya terpilih menjadi Kepala Daerah.

Sementara itu, Direktur Puskaptis Banyuwangi, M. Amrullah, SH, MHum, menyatakan pihaknya memberi tenggat waktu 1 minggu kepada Pemkab Banyuwangi untuk memperkerjakan kembali ratusan THL itu.

‘Kami memberikan waktu 1 minggu kepada Pemkab Banyuwangi untuk menarik kembali THL yang tidak mendapat perpanjangan kontrak kerja, jika tuntutan kami tidak dipenuhi, maka Puskaptis bersama puluhan LSM akan melakukan Gugatan Class Action,” Tegasnya.


Untuk diketahui, sekitar 300 orang THL dari lintas OPD Pemkab Banyuwangi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan untuk menerima perpanjangan kontrak kerja, keputusan yang diteken oleh Sekda Banyuwangi tersebut dinilai mengkesampingkan nilai-nilai empati dan kemanusiaan. Akibatnya gelombang protes gencar disuarakan dari berbagai pihak.

Seretnya laju ekonomi di masa Pandemi Covid 19 ini menjadi alasan tersendiri bagi Puskaptis dan Kompatriotnya untuk menyanggah keputusan Pemkab Banyuwangi untuk mengedepankan Aspek Kemanusiaan.

Sedangkan Pimpinan MTI, Mas Roelly yang memimpin langsung Liputan terkait tanggapan Bupati Banyuwangi dan Jajarannya terhadap Gelombang Protes atas dirumahkannya 332 THL Banyuwangi usai Acara selesai memberikan pernyataannya.

“Saat sesi Tanya jawab, dari pihak Pemkab, jawabannya terkesan normative dan masih jauh dari rasa keadilan. Padahal ada sebagian THL tersebut telah mengabdikan diri lebih dari 20 Tahun, apakah hal tersebut tidak bisa dijadikan pertimbangan untuk tetap mempertahankan mereka,” Tanya Mas Roelly.

“Dalam Acara tersebut terlihat seperti Acara Seremonial saja, tidak ada Point yang diinginkan berbagai pihak untuk memperkerjakan kembali para THL yang tidak diperpanjang kontraknya, tapi mereka para THL tersebut masih harus melalui tahapan Tes Ulang,” Imbuh Mas Roelly.

“Dalam hal ini MTI akan tetap melakukan penulusuran dan investigasi total terkait Pemutusan Kontrak Kerja tersebut, karena saat sesi Tanya jawab tersebut, ada salah satu Peserta yang menyatakan jika ada yang tidak mengikuti Test, namun tetap diterima menjadi THL di Pemkab, ini yang akan  menjadi konsen kita untuk mengungkap kebenarannya,” Tegas Mas Roelly menutup keterangannya. (Im)

Related

Pemerintahan 7737749858786493694

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item