Pengelolaan Pajak Daerah Kota Sukabumi


Pajak saat ini merupakan kontributor terbesar dari APBN Negara yang 

tentunya peranan pajak sangat besar bagi kelangsungan pembangunan. Salah satu 

upaya untuk meningkatkan taraf hidup kesejahteraan rakyat Indonesia diseluruh 

pelosok tanah air, pemerintah menciptakan suatu pembangunan nasional yang seiring 

dengan perkembangan perekonomian waktu di Indonesia, salah satu usaha 

pemerintah untuk pembiayaan pembangunan yaitu dengan cara menggali sumber 

dana dari dalam negeri sendiri berupa pajak yang digunakan bagi kepentingan 

bersama.

Pengelolaan pajak berdasarkan lembaga pemungutannya di Indonesia dapat 

dibedakan menjadi dua diantaranya pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat adalah 

pajak yang dikelola oleh pemerintah pusat yang dalam hasil sebagian besar di kelola 

oleh Kementrian keuangan. Sedangkan Pajak Daerah adalah pajak yang dikelola oleh 

Pemerintahan Daerah baik di tingkat provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota.

Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sukabumi 

merupakan instansi yang berhak memungut Pajak Daerah yang ada di Kota 

Sukabumi. Namun hanya beberapa jenis pajak yang di pungut oleh kantor ini,diantaranya : Pajak Reklame, Pajak Hiburan, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, 

Pajak Restoran dan Pajak Hotel.

Tabel di atas menunjukkan bahwa realisasi dari target yang ditetapkan selama 

periode 5 (lima) tahun anggaran Kota Sukabumi dengan pencapaian realisasi dari 

setiap jenis pajak dalam setiap tahunnya ada beberapa yang tidak tercapai (dibawah

100%). Pada tahun 2011 dan tahun 2012 yang tidak tercapai target adalah pajak 

hiburan berturut-turut. Tahun 2013 pencapaian penerimaan dibawah target adalah

pajak air tanah. Pada tahun 2014 Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan 

(PBB P2) mulai dikelola oleh pemerintah Kota Sukabumi dan pada tahun yang sama 

juga ada 5(lima) jenis pajak daerah yang tidak mencapai target yaitu: pajak hotel, 

pajak hiburan, pajak reklame, pajak parkir, dan pajak air tanah. Tahun 2015 

mengalami peningkatan dari kelima pajak yang tidak tercapai tersebut di tahun 2014, 

tetapi ada satu jenis pajak yang tidak tercapai yaitu pajak penerangan jalan (88.27%).

kinerja penerimaan pajak di Kota Sukabumi cukup baik. Sebagian besar pajak 

daerah sudah melampaui target yang ditetapkan tahun ini. Beberapa jenis pajak yang 

sudah mencapai target antara lain pajak hotel yang sudah mencapai 123% dan pajak 

restoran mencapai 116,4% dari target. Begitu juga dengan penerimaan dari pajak 

hiburan, reklame, penerangan jalan, pajak parkir, dan pajak air tanah. Dan hanya 

pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2) dan bea perolehan hak atas 

tanah dan bangunan (BPHTB) yang belum memenuhi target.

Ada tiga faktor yang menyebabkan penerimaan mampu memenuhi 

target. Pertama, pemkot telah menggencarkan pengelolaan pajak daerah berbasis.


Penulis Oleh :

Muhammad izzuddin 

Universitas muhammadyah sidoarjo

Related

Opini 7487134007293488974

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021i

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item