Kontribusi Pajak Restoran Guna Menunjang PAD.Kabupaten Mojokerto




Nama : Delvia Rikhlah F

Nim : 182020100046


MEMOPOS.com,Mojokerto - Pajak merupakan kewajiban warga negara dalam membiayai berbagai keperluan negara yaitu

berupa pembangunan nasional yang pelaksanaannya diatur dalam Undang-Undang berdasarkan

aturan pelaksanaannya yang digunakan untuk tujuan kesejahteraan warga negara. Pajak

Restoran adalah pajak atas pelayanan yang disediakan oleh restoran. Restoran adalah fasilitas

penyedia makanan dan/atau minuman dengan dipungut bayaran, yang mencakup juga rumah

makan, kafetaria, kantin, warung, bar, dan sejenisnya termasuk jasa boga/katering. Pengenaan

pajak tidak mutlak ada pada seluruh daerah kabupaten atau kota. Hal ini berkaitan dengan

kewenangan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten atau kota untuk mengenakan atau

tidak mengenakan pajak restoran.

Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan semua penerimaan yang diperoleh daerah dari

sumber-sumber dalam wilahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai

dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sektor pendapatan daerah memegang

peranan yang sangat penting, karena melalui sektor ini dapat dilihat sejauh mana suatu daerah

dapat membiayai kegiatan pemerintah dan pembangunan daerah.Adapun yang menjadi

sumber-sumber PAD Kabupaten Mojokerto meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil

pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Dalam tahun

anggaran 2017 pendapatan pajak daerah menyumbang 61,43% terhadap PAD Kabupaten

Mojokerto. Beberapa kategori Pajak Daerah antara lain Pajak Hotel Pajak Hiburan, Pajak

Restoran, Pajak Reklame, Pajak Parkir, Pajak Penerangan Jalan (PLN), Pajak Penerangan Jalan

(Non PLN), Pajak Air Tanah, Pajak BPHTB, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak

PBB-P2 Buku 1, 2, 3, Pajak PBB-P2. Kabupaten Mojokerto, salah satu kabupaten di Propinsi

Jawa Timur, yang memiliki potensi wisata berupa, pegunungan dan hutan wisata yang cukup

potensial untuk dikembangkan sehingga di sini sektor pariwisata dan beberapa sektor terkait,

misal sektor perdagangan dan penyediaan jasa, merupakan salah satu sumber pendapatan

daerah yang bisa digali dan terus dikembangkan. sehingga diharapkan kontribusi yang diberikan

oleh sektor perdagangan khususnya restoran dapat memacu pembangunan ekonomi di

Kabupaten Mojokerto yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pajak

Restoran kemudian menjadi salah satu sumber penerimaan daerah terbesar dalam pajak

daerah Pajak Restoran. Oleh karena itu untuk dapat dipungut, pemerintah daerah harus terlebih

dahulu menerbitkan peraturan daerah tentang pajak restoran. Peraturan ini akan menjadi teknis

dalam pelaksanaan pengenaan dan pemungutan pajak restoran di daerah yang

bersangkutan.Potensi Pajak Restoran potensi diartikan sebagai kemampuan, kesanggupan,

kekuatan ataupun daya yang mempunyai kemungkinan untuk bisa dikembangkan menjadi lebih

besar. Sedangkan potensi pajak restoran adalah kemampuan yang dimiliki Pajak Restoran

untuk menjadi sumber penerimaan bagi suatu daerah. Kepala Dinas BPPKA Kota Mojokerto

mengatakan, Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan

digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak

tidak akan merasakan manfaat dari pajak secara langsung, karena pajak digunakan untuk

kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi. Efektivitas pajak restoran di Kabupaten

Mojokerto menunjukkan bahwa pemungutan dan pengelolaan pajak restoran di Kabupaten

Mojokerto sudah efektif bila indikator yang dipakai adalah target penerimaan pajak restoran.

Sedangkan bila indikator yang dipakai adalah potensi penerimaan pajak restoran maka

efektivitas pemungutan dan pengelolaan pajak restoran Kabupaten Mojokerto belum efektif

karena terdapat Loss of Potential Revenue rata-rata sebesar Rp. 26.155.442.000,00 tiap tahun.

Faktor penghambat yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan pajak

restoran diantaranya dikarenakan adanya wajib pajak yang tidak tertib dalam membayar pajak,

adanya wajib pajak yang tidak melaporkan omzet yang sebenarnya dan juga dikarenakan

adanya calon wajib pajak baru yang belum terdaftar sebagai wajib pajak Pemkab Mojokerto

Mojokerto. Dengan adanya beberapa hambatan yang dihadapi oleh Pemkab Mojokerto maka

Pemkab juga mempunyai upaya – upaya yang dijalankan untuk mengatasi segala hambatan

yang dihadapi diantaranya dengan Melakukan penagihan pajak dengan mendatangi langsung

wajib pajak yang belum membayar pajak. Memberikan Surat Teguran, menerbitkan Surat

Tagihan Pajak Daerah (STPD), mendatangi restoran tersebut untuk kemudian didaftarkan

sebagai Wajib Pajak dan melaksanakan kewajiban.

Tetapi setelah adanya covid-19 yang menyebabkan penurunan di segala sektor maka

pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Jawa Timur, memberikan insentif dengan

menggratiskan pajak selama tiga bulan kepada sejumlah usaha antara lain restoran, hotel,

parkir dan tempat hiburan di tengah pandemi COVID-19. Selain itu, pemkab Mojokerto juga

memberikan diskon pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2)

kepada masyarakat hingga 15 persen selama tiga bulan yang berlangsung di tahun 2020.

Diskon pembayaran pajak ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat akibat pandemi

COVID-19. Bupati Mojokerto Pungkasiadi menuturkan, pihaknya memang melakukan refocusing

dan realokasi anggaran, untuk diarahkan ke kesehatan yakni penanganan COVID-19.berharap

langkah tersebut dapat menumbuhkembangkan kembali semangat para penggiat usaha yang terdampak pandemi.

Nama Penulis : Delvia rikhlah farroqi

Mahasiswa Administrasi Publik

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

Related

Opini 749598864237905553

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item