Banyu Geni Pengkoljagong Bikin Kagum Seniman Sulawesi Barat

Para Seniman Silawesi Barat Saat Datangi  Lokasi Banyu Geni

MEMOPOS.com,Blora - Para penari dari Sulawesi Barat mengunjungi lokasi Banyu Geni di Dusun Kluwih Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati Kabupaten Blora Jateng


 Keindahan alam Blora Selatan mengundang decak kagum para seniman yang hadir di Festival Bambangan Cakil 2020, khususnya di lokasi acara yakni Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati Kabupaten Blora.


Di desa ini, mereka mengaku kagum dengan keramahan penduduknya, keindahan alamnya yang khas pedesaan, serta banyaknya burung yang masih hidup bebas di alam liar. Mereka semakin kagum saat diajak berkunjung ke rintisan wisata Banyu Geni di Dusun Kluwih Desa Pengkoljagong.


Ketua Sanggar Tie Tie Polewali Mandar Sulawesi Barat, Abdullah (25) mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti Festival Bambangan Cakil 2020 sekaligus berkunjung ke Banyu Geni. Keindahan alam menuju lokasi ‘api abadi’ ini membuatnya kagum.


“Jujur, ini pengalaman pertama saya. Dalam perjalanan menuju Banyu Geni itu terasa banget. Terasa suasana desa yang sebenarnya. Sesampainya di lokasi, saya kagum karena ada api di balik air. Semula saya menganggap ini keajaiban alam yang luar biasa,” katanya, Kamis (24/12/2020).


Setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Desa Pengkoljagong, sadarlah Abdullah bahwa api tersebut berasal dari sisa eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) di desa ini ratusan tahun silam. Kondisi alam yang unik serta fakta sejarah yang menyertainya membuat rintisan wisata ini makin layak dikembangkan.


Puas menyaksikan ‘api abadi’, rombongan seniman Sulawesi Barat diundang ke kediaman Kades Pengkoljagong untuk menikmati jagung bakar dan memetik jambu air. Di lokasi yang sama, mereka juga menyaksikan pembibitan kelapa yang nantinya akan ditanam secara massal.


Diharapkan, dengan rangkaian kunjungan wisata lokal desa ini dapat menjadi refreshing bagi para seniman, sekaligus mengenalkan wisata lokal. Ditegaskan, proyeksi wisata di Desa Pengkoljagong juga akan menitikberatkan pada kelestarian alam dan lingkungan.


“Di desa ini, burung-burung dapat hidup bebas di alam liar karena kita semua melindunginya. Pemerintah Desa menerbitkan Perdes Pelestarian Lingkungan untuk mencegah perburuan burung. Alhamdulillah, ini hasilnya,” terang Kades Sugiyono.


Sebagai informasi, sebanyak 9 tim tari dari Sulawesi Barat tiba di Blora untuk mengikuti Festival Bambangan Cakil 2020. Kesembilan tim tersebut meliputi tim Sanggar Tie Tie, Sanggar Titie Mandar, Sanggar Kalaki, dan Sanggar Sureq Salaka.


Kemudian, Sanggar Sipatuo Mammesa, Sanggar Sureq Mariri, Sanggar Sulapa Appe,Studio Tari 417 serta Sanggar Kala_Q. Direncanakan, delegasi Sulawesi Barat akan menghabiskan waktu di Pengkoljagong hingga akhir tahun mendatang. (Tim Publikasi Festival Bambangan Cakil.red.(ardy)

Related

Serba Serbi 1040655908135900736

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item