Ramainya Banner Dan Baliho'Ini Pernyataan Ketua Bawaslu

Ketua Bawaslu Saat Ditemui Di Kantor Bawaslu Oleh Awak Media

MEMOPOS.com,Jember - Ramai nya bener dan baliho yang tersebar diberbagai pelosok terpampang alat peraga kampanye (APK) yang tidak memenuhi ketentuan Bawaslu Kabupaten Jember, memohon Paslon Berikan Contoh Pada Masyarakat Taat Peraturan

Ketua Bawaslu Kabupaten Jember Imam Thobrany Pusaka, pada Wartawan Memo Pos, menerangkan, Setelah memasuki masa kampanye, Bawaslu telah menertibkan sebanyak 12 titik, khusus baliho ukuran besar di Seputaran Jl segitiga emas jalan Ahmad Yani, Trunojoyo, dan Jalan Raya Sultan Agung, yang harus steril dari APK.

"Penempatan titik-titik pemasangan sudah diatur dan melalui keputusan KPU daerah mana yang tidak boleh dan mana yang boleh, serta sesuai dengan desain apa tidak, maupun besar ukuran sesuai dengan ketentuan apa tidak, bila ditemukan ketidak sesuaian Bawaslu akan memberikan peringatan dan mengirim surat ke KPU," jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Jember. Selasa (6/10/2020).

Bila mana tim kampanye Paslon tidak menghiraukan Bawaslu bersama Satpol PP Kabupaten, lanjut Thobrany, mengambil langkah penertipan.

"Dalam ketentuan PKPU baik ukuran baliho, spanduk, dan umbul-umbul beserta jumlah, maupun desain itu diatur seperti tidak boleh ada foto tokoh nasional maupun lokal yang bukan pengurus partai politik pengusung,"jlentreh nya

Masih kata Thobrany, Seperti baliho yang terpampang di jompo-jompo karena tempatnya termasuk dilarang untuk dipasang APK, dan desain sudah tidak sesuai dengan ketentuan PKPU maupun ukuran nya.

"Untuk semua pasangan calon bupati dan wakil bupati baik petahana dan paslon nomor dua maupun nomor tiga, untuk tertib dan mematuhi ketentuan yang berlaku, berilah contoh kepada masyarakat taat terhadap peraturan pemerintah,"harap Thobrany. 

Sebagai Bawaslu menjaga keadilan masing-masing Pasangan calon jadi dengan keluarnya aturan-aturan dari KPU, maupun dari keputusan KPU, mengatur agar pasangan paslon mendapatkan hak yang sama, bagi semua paslon tidak boleh memasang melebihi dari jumlah terbanyak 200 persen yang ditentukan. Disinilah peran Bawaslu untuk menjaga sudah sesuai atau tidak.

Sementara Achmad Susanto devisi teknis dan data  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Seperti apa ketentuan sesuai PKPU nomor 11 tahun 2020, terkait pemasangan APK bakal calon bupati dan wakil bupati  sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) sudah tertuang di nomor nomor 11 dan 13 tahun 2020 yang mengatur tentang Alat Peraga Kampanye (APK).

"Sesuai ketentuan KPU Jember memfasilitasi yang diberikan kepada paslon, menyediakan pencetakan baliho, umbul-umbul atau spanduk dan jumlah nya ditentukan,"jelas Divisi teknis dan data KPU Kabupaten Jember.  

APK sebagaimana pada ayat 1 yang meliputi baliho paling besar ukuran 4 X 7 meter, yang sudah disepakati berubah ukuran 3 X 4 meter paling banyak 5 lembar setiap paslon untuk kabupaten/kota.

Untuk baliho paling banyak 5 buah setiap pasangan calon berarti untuk tiga paslon sebanyak 15 lembar. Sedangkan untuk video tron keberadan nya di Kabupaten Jember masih terbatas maka  digunakan alat peraga sosialisasi (APS) untuk semua pasangan calon tertera seperti surat suara.

Terpampang semua nomor urut pasangan calon Bupati dan wakil bupati 1, 2 dan 3 terpampang. Untuk Umbul-umbul paling besar berukuran 5 meter X 1.15 meter dan paling banyak 20 lembar setiap paslon untuk  setiap Kecamatan se Kabupaten Jember.

Sedangkan untuk spanduk berukuran paling besar  1.5 meter X 7 meter paling banyak 2 lembar, setiap paslon untuk setiap desa atau sebutan lain Kelurahan, jadi setiap desa ada 3 paslon dua lembar setiap  desa 248 desa/Kelurahan.

Paaangan calon dapat menambahkan alat peraga kampanye dengan ketentuan, ukuran APK sesuai dengan ukuran APK yang difasilitasi oleh KPU, APK dapat dicetak dan dipasang paling banyak 200 persen dari jumlah maksimal yang telah ditentukan diatas. 

Pasangan calon atau tim kampanye melaporkan secara tertulis kepada KPU untuk ukuran, jenis, jumlah alat peraga kampanye yang dicetak oleh paslon sendiri. 

Untuk penambahan jumlah alat peraga kampanye diperolehkan menambah sebanyak-banyaknya 200 persen dari jumlah total fasilitas yang disediakan oleh KPU jember.

"Dari jumlah 5 bisa menambah atau digandakan 10 lembar, sesuai dengan ketentuan ayat 2, alat peraga kampanye dicetak dan dipasang paling banyak 200 persen jumlah maksimal  sebagaimana yang dimaksud  Ayat 2, Penetapan jumlah maksimum APK sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 3 huruf b, PKPU semua itu telah dibahas dengan paslon (tim Kampanye), untuk ditaati,"jlentreh Achmad Susanto.

Selain mengatur ukuran dan jumlah, PKPU juga mengatur desain materi alat peraga yakni nama dan nomor urut paslon, serta Visi dan misi program paslon, foto paslon, berseta tanda gambar partai politik gabungan partai politik pengusung maupun Pengurus partai politik atau gabungan pengurus partai politik.

"Itu yang diperbolehkan namun untuk desain APK dilarang mencantumkan foto nama, Presiden dan Wakil presiden RI, atau tokoh Nasional dan lokal yang bukan menjadi pengurus partai politik pengusung,"terang Susanto. Dan bila mana tidak sesuai dengan ukuran maupun jumlah, Lanjut Susanto adalah wewenang dari Bawaslu Kabupaten Jember,"tutup nya. (Tim)

Related

Headline 1819404433079150343

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item