Hasil Kesepakatan Bersama,Akhirnya Kesenian Di Blora Diperbolehkan Ijin Pentas

Ketua Asosiasi Paguyuban Blora Agung Heri

MEMOPOS.com,Blora - Dalam rakor kesepakatan bersama yang dihadiri forkopimda,forkopimcam juga dari perwakilan Anggota DPRD Blora  dan bersama para pekerja seni dilibatkan satu per satu  memberi usulan  terkait perijinan,acara rakor tersebut hari  Selasa (6/10/2020) siang tadi di Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan dari 16 Kecamatan telah menemukan titik temu terkait perizinan pentas hiburan di tengah pandemi Covid-19 ini, terbitnya aturan baru perbup 55 tahun 20 yang pada intinya wajib mematuhi protokol kesehatan wajib memakai masker tetapi dari para pelaku seni keberatan karena dari para seni tidak diperbolehkan pentas, sehingga dua kalinya audensi kemarin dihadapan Bupati Blora dan instansi terkait mohon sekiranya bisa diberikan solusi  kesempatan pentas kesenian.

Kesepakatan itu akhirnya dicapai  kesepakatan bersama.

Dalam kesempatan itu, Bupati Blora,Djoko Nugroho menegaskan bahwa dengan mempertimbangkan beberapa masukan dan untuk kepentingan bersama, maka untuk izin hiburan para pekerja seni diperbolehkan, namun wajib mematuhi protokol kesehatan dan hanya diperbolehkan pentas  sementara baru pada siang hari.

"Bagi orang yang punya hajat ketika hendak menggelar hiburan atau tanggapan harus membuat surat pernyataan dan bertanda tangan dengan diketahui Kepala Desa dan tembusan kepada Forkopimcam setempat tentang kesanggupan mematuhi protokol kesehatan. Maksimal undangan 50 orang dan batas waktu pentas hingga pukul 17.00 WIB. 

Sementara itu, Kapolres AKBP Ferry Irawan, S.I.K, menyampaikan agar seluruh jajaran Kepolisian baik Kapolsek hingga Babinkamtibmas bisa turut aktif melaksanakan pengawasan hiburan yang digelar masyarakat.

Dari instansi Polri, maka juga harus mentaati Maklumat Kapolri. Sehingga pengawasan hiburan tetap dilakukan. Sepanjang tidak melanggar protokol kesehatan, tetap diperbolehkan. Namun jika melanggar, akan kita beri teguran hingga pembubaran,” jelasnya 

 Agung Heri Susanto selaku ketua asosiasi paguyuban Kepala Desa se-kabupaten Blora, mengatakan hasil dalam rakor tersebut, menanggapi sangat positip, adapun bunyi konsep surat pernyataan yang harus dibuat masyarakat ketika ingin menggelar atau nanggap hiburan adalah sebagai berikut:

 Kami yang bertanda tangan dibawah ini, menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa saya siap menaati hal-hal dengan poin sebagai berikut:

1. Mematuhi dan menaati protokol kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, meliputi:

a. memakai masker yang menutup hidung hingga dagu.

b. menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun dan/atau handsanitiser

c. menjaga jarak paling sedikit 1 meter dan menghindari kerumunan

d. menyediakan petugas dan alat pengukur suhu tubuh.

2. Menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung.

3. Melaksanakan kegiatan paling lama sampai dengan pukul 17.00 WIB

4. Membatasi jumlah pengunjung/undangan paling banyak 50 (lima puluh) orang.

Demikian bahwa surat pernyataan ini dibuat tanpa paksaan dari siapapun dan apabila melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud di atas, apabila dalam acara pentas tidak mematuhi prokes siap dibubarkan dan isi pernyataan tersebut saya siap menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Surat pernyataan  kegiatan diketahui oleh Kepala Desa atau Lurah setempat.

Kemudian mengatakan akan segera sosialisasikan sampai tingkat desa ,rt rw,satgas kesehatan,satgas jogo tonggo,satgas hiburan,satgas ekonomi harus di aktifkan kembali,dan dari forkopimcam saling koordinasi ,saya yakin dari  masyarakat bisa aktifitas normal baru dan tidak mengganggu aktifitas aktifitas yang lain sehingga dari anak anak dengan zhero atau penularan covid-19 ini,untuk pendidik  anak-anak tidak terganggu,sehingga semua harus brrsinegritas kecamatan maupun desa itu sendiri, ,artinya, dari masyarakat harus bisa mematuhi protokol kesehatan titik poinya. kata Agung Heri.

Kemudian Exi selaku perwakilan para seniman yang ikut dilibatkan terkait rakor tersebut, dari kami mengatakan positip, akhirnya pertemuan kali ini dari keputusan yang telah disepakati bersama antara forkopimda bersama forkopimcam dan ada perwakilan dari DPRD dan perwakilan dari ketua asosiasi Kepala desa yang memakili seluruh kepala desa se-kabupaten Blora,ada kesepakatan bersama, sehingga  masyarakat harus yang dilakukan  kalau menggelar atau mengadakan hajatan hiburan wajib  mematuhi protokol kesehatan,poinya dari pihak yang punya hajat tetap menyediakan cuci tangan jaga jarak dan antisipasi kerumunan,karena itu hal yang harus di patuhi,dan alhamdulilah dari beberapa kali kita audensi ini,bisa diperbolehkan dan kami berharap kepada sedulur seni blora wajib ikut membantu warga yang punya hajatan tetap jaga keselamatan dan kesehatan bersama.ucap Exi.pungkasnya.(Ardy)

Related

Hiburan 4621079318577486536

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item