Buku Leter C ,Dilarang Ditjen Pajak Diterbitkan'Ternyata Masih Beredar Di Lombok Tengah NTB

Foto :Kuasa Hukum Yakub ,SH .MH

MEMOPOS.com.NTB - Kuasa Hukum Tergugat Zakaria dkk Yakub,SH.MH menyatakan Bahwa "Bukti Surat Leter C yang di ajukan penggugat Amaq Hamdani melalui kuasa hukumnya Perkara Perdata Nomor 46/Pdt.G/2020/PN. PYA tertanggal 1 Oktober 2020 adalah jelas bertentangan dengan surat edaran Kementerian Keuangan RI Dirjen Pajak nomor SE - 13/PJ.6/1993 Tentang Larangan Penerbitan Giri/Petuk D/Kekitir/Keterangan Objek Pajak atau sejenisnya." tegas Yakub

Demikian dikatakan kuasa hukum tergugat Zakaria dkk Yakub.SH.MH.saat ditemui wartawan seusai sidang di Pengadilan Negeri Praya Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (1/10/2020) di Praya NTB.

Advokat senior itu menjelaskan bahwa lembaran dalam leter C buku Stambul Sedahan Praya Barat 1 adalah dipegang oleh mantan Sedahan yang sudah tidak menjabat sebagai Sedahan dan bukti itu tidak boleh dipakai untuk kepentingan apapun.tegasnya.

Buktu leter C tersebut bagaikan mayat yang sudah mati mana mungkin dapat hidup kembali. tapi anehnya kok masih gentayangan ya.

Bahwa dengan  beredarnya atau dihadirkan bukti Leter C tersebut dipersidangan Pengadilan Negeri Praya maka pihaknya akan segera membuat  laporan/pengaduan kepada yang berwajib.sebutnya

Hal ini harus dilakukank karenabukti leter C itu telah nyata-nyata dijadikan bukti di persidangan padahal telah dilarang oleh Dirjen Pajak Kementerian Keuangan RI tegasnya.

Ditempat sama kuasa hukum penggugat Lalu Wawan Adiyatma SR.SH.C.P.A.seusai sidang ditemui wartawan media ini menyatakan singkat buku leter C ini memang tidak boleh diterbitkan lagi.

Kami kata kuasa hukum penggugat sudah mengajukan berupa surat bukti  leter C asli yang kami dapatkan dari sedahan. 

Rupa-rupanya kuasa hukum tergugat meragukan keaslian dari buku leter C yang kami bawa.tapi syah-syah saja. Minggu depan kami akan mengajujan juga.tuturnya.

Atas pertanyaan wartawan media ini kuasa hukum tergugat mempertanyakan buku leter C tersebut tapi bagi kami lanjut Wawan adalah benar karena kita dapatkan dari Sedahan.tegas Wawan.

Menjawab pertanyaan wartawan kuasa hukum penggugat menyatakan Insya Allah doakan saja semoga sedahan tersebut dapat dihadirkan sebagai saksi.tutup nya.

Ditempat terpisah Sedahan Praya Barat 1 Kabupaten Lombok Tengah nenyatakan buku Leter C tidak pernah saya pegang apa lagi untuk mengelurkan.

Yang memegang buku leter C itu adalah Lalu Darmawansyah mantan Sedahan bertempat tinggal di Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah,"sebutnya.

Sedahan Praya barat 1 menjelaskan bahwa yang dipegang hingga saat ini oleh sedahan atau dirinya hanya hasil kelasiran tahun 1994- 1995 namanya Peta Belok,"jelasnya 

Terkait buku leter C Sedahan yang syah ini menegaskan  bahwa sejak adanya surat edaran Dirjen Pajak maka buku leter C tersebut sejak tahun 1993 tidak boleh diterbitkan. Tutupnya.

Ditempat terpisah  mantan sedahan Lalu Darmawansah ditemui wartawan media ini membenarkan bahwa dirinya yang punya buku leter C tersebut dan tidak ada edaran itu untuk saya sebutnya 

Darmawasyah menjelaskan kalau orang minta saya kasi buku itu karena buku itu hak saya.Buku itu adalah warisan dari kakek saya tuturnya.

Saya mengeluarkan buku itu atas nama pribadi. Saya tidak butuh wartawan.ketusnya.

Kalau wawancara oleh wartawan tulis saja. Kalau orang yang membutuhkan masih tetap berlaku buku leter C ini. Saya pinjamkan ke Pengadilan itu boleh sebutnya.

Kalau dinyatakan tidak berlaku maka tidak mungkin Pengadilan mau menerima. 

Darnawansah mengaku menjabat sebagai sedahan sejak tahun 1973-2001. Kini saya sudah menjadi masyarakat biasa  kata Darmawan tetapi bukun itu mutlak menjadi milik saya.akunya.

Saya memberikan buku itu karena diminta oleh orang yang bersangkutan yang membutuh kan buku itu di pengadilan yaitu yang bersangkutan yang berperkara.saya tidak mau hadir di Pengadilan. sebutnya.(Taqwa)

Related

Headline 3159313017593237677

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item