Sempat Dimakzulkan,Ternyata Pemakzul (Dewan) Juga Salah

Penulis : Andik Sugiono (Pemred Memo Pos) 

Beredar surat Kemendagri di media sosial. Menyatakan bahwa permasalan APBD Jember, Bupati dan dewan diputus sama-sama bersalah. Bahkan, keduanya pun diberi sanksi tak gajian selama 6 bulan.

Surat yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian, itu diterbitkan 15 Juli 2020 lalu. Disampaikan kepada Gubernur Jatim, supaya memberi sanksi pada bupati dan dewan, tidak menerima hak-hak keuangan selama 6 bulan.

Surat "cinta" mendagri itu menegaskan keduanya salah mengimplementasikan merit sistem. Selain itu juga disebut melanggar, karena terlambat penetapan APBD Jember 2020.

Surat itu tentu mematahkan tuduhan DPRD Jember, yang menyebut Bupati Faida "biang kerok" carut-marut APBD Jember. Sampai-sampai, 22 Juli 2020 atau seminggu setelah surat Mendagri diterbitkan, dewan dengan gagah perkasanya memecat bupati. Salah satu alasannya soal APBD.
Nah, kalau sudah begini, apa iya dewan yang melakukan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dengan goal politik pemakzulan, juga layak dipecat secara politik pula? Lantas siapa yang berhak memecat penyandang predikat wakil rakyat itu?

Awas Krisis Kepercayaan

Sejak awal risih. Dewan bersikap memecat bupati, yang notabene sejajar sebagai pemerintah daerah. Meski sejatinya mereka tahu, pemakzulan yang menjadi domainnya, hanya sekedar usulan saja ke MA, lantas direkomendasikan ke Kemendagri.

Menggiring opini bisa jadi. Persepsi seolah-olah bupati lepas dari kepercayaan rakyat, dirancang sedemikian rupa. Sampai ada aksi demonstrasi, yang lagi-lagi mengatasnamakan rakyat Jember. Padahal jelas, dedengkot demo, para penggerak yang tak suka Faida.

Bisa berbalik. Apa yang diharapkan : bupati tak disukai, bisa-bisa para anggota dewan yang malah mendapat sanksi krisis kepercayaan rakyat Jember. Kenapa? karena mereka menuduh, padahal faktanya, mereka juga dinilai salah oleh Kemendagri.

Bisa-bisa berdampak buruk bagi citra partai politik. Mau bagaimana pun, wakil rakyat di gedung dewan sana, sejatinya murni hanya wakil partai politik.

Betapa tidak? fakta menyebutkan, ada 146.687 masyarakat Jember, kembali mendukung Faida jadi bupatinya. Nah, apa ratusan ribu pendukung Faida yang diakui KPU, itu bukan bagian dari yang diwakili dewan?

Berapa Duit Gaji Yang Hangus?

Beberapa sumber berhasil dihimpun. Dengan segala keterbatasan penggalian informasi, rupanya Bupati Jember hanya mendapat gaji bulanan sekitar Rp 6 juta. Sedangkan dewan fantastis. Setiap anggota dewan digaji Rp 26 juta perbulannya. (Jika salah, koreksi)

Tentu dengan angka matematis di atas, Bupati Faida hanya kehilangan Rp 6 juta kali 6 bulan, kemudian muncul angka Rp 36 juta.

Sementara dewan, satu orang dewan perbulan Rp 26 juta dikalikan 6 bulan muncul angka Rp 156 juta. Tunggu dulu, di gedung DPRD Jember ada 50 juta. Sehingga raib lah hak mereka senilai Rp 7,8 miliar.

Yaitulah, besaran kerugian hak keduanya, karena mengatung-ngatungkan nasib masyarakat Jember, yang sempat dituduhkan hanya salah sepihak belaka.

Jangan lempar gelasnya. Biarkan publik yang menilai. Apa arti dari sebuah gerakan politik yang berakhir dengan drama pemakzulan.

Selamat hari raya idul adha. Hari rayanya bang haji yang sedang berqurban. Pliss, jangan korbankan masyarakat Jember tercinta, hanya karena manuver politik sesaat. (*)

Related

Opini 7448458278219667670

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item