PSHT Jember Padati Depan Pengadilan Negeri Jember

Humas PSHT,Saat Memberi Kejelasan Hasil Sidang

MEMOPOS.com,Jember - Suasana Pengadilan Negeri (PN) Jember rabu siang (17/6/2020) mendadak menjadi tegang pasalnya, ratusan warga Perguruan Pencak Silat Setia Hati Teratai, berbondong-bondong memberikan support kepada teman seperguruanya yang sedang menjalani sidang.

Humas sekaligus kuasa Hukum PSHT Mambaul Maarif menjelaskan kedatangan warga PSHT ke PN Jember untuk memberikan dukungan kepada saudara kita yang sedang menjalani sidang.

"Kedatangan dulur-dulur PSHT ke PN Jember intinya men-support saudara kita yang saat ini menjadi terdakwa, "katanya kepada sejumlah media di PN Jember.

Menurutnya, kedatangan dulur-dulur ini karena saksi JPU dari korban kemaren mengatakan bahwa PSHT lah yang memulai dulu. Korban yang dari perguruan Pagar Nusa menyampaikan PSHT yang memulai terlebih dahulu, padahal pihak kita lah yang diserang terlebih dahulu. Seandainya kenyataanya kemarin sesuai kita tidak akan seperti ini.

"Kehadiran warga PSHT ke PN Jember sebagai bentuk solidaritas, seandainya tidak ada pernyataan korban PSHT yang mulai terlebih dahulu, maka tidak akan ada aksi solidaritas, "tegas Ma'arif.

Kejadian itu dipicu oleh perlakuan dari Perguruan Pagar Nusa kepada PSHT. Hanya saja kita tidak melakukan serangan balasan.

Lebih jauh Ma'arif mengatakan, kami sudah membuat laporan kepada pihak kepolisian namun belum ada tindak lanjut. Kami sangat kecewa, jika ditindak lanjuti kan imbang.

Kejadian Waktu itu di Sukorambi. Pada.saat itu kami (PSHT) sedang melakukan latihan, sementara kebetulan Pagar Nusa mengadakan ujian kenaikan tingkat, sedangkan jalur menuju lokasi sama, namanya anak muda mungkin saling....ya kan.

Dirinya menegaskan antara PSHT dan Pagar Nusa sudah tidak ada masalah. saya selaku humas PSHT ingin berdamai dengan semua perguruan.

Untuk sidang berikutnya yang akan digelar minggu depan dengan agenda pembacaan tuntutan, ia berjanji tidak akan ada yang seperti yang seperti ini lagi (aksi massa). Ma'arif berdalih kehadiran ratusan warga PSHT ke PN Jember merupakan bentuk spontanitas.

Di persidangan tadi juga disampaikan oleh Majelis agar tidak lagi seperti ini, nanti akan kita sampaikan di intern sebab cukup mengganggu cukup sekali ini saja.

Terpisah Kabag Ops Polres Jember Kompol Agus Suparyono menyampaikan untuk mengamankan massa, hari ini Polres Jember menerjunkan 300 personil, sedangkan massa yang datang lebih kurang 500 orang, pungkasnya. (ndik)

Related

Headline 5485732645114665257

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item