Pemerintah Mengeluarkan Dana Cukup Banyak Untuk Tangani Covid 19


Nama: Moch Jalaluddin Rafsanjani 182020100025
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Pemerintah sudah mengeluarkan dana cukup banyak yaitu sebanyak  Rp 158,2 triliun untuk penanganan wabah virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19. Dana sebesar itu di bagi di semua provinsi untuk menangulangi COVID-19. Hal itu dikatakan langsung oleh Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Perekonomian Susiwijono saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).
"Nah, kalau kita hitung, dana yang sudah dialokasikan pemerintah sampai dengan tahapan  kedua tanggal 13 Maret yang lalu, pemerintah sudah mengalokasikan dana kira-kira Rp 158,2 triliun," kata Susi.
Angka itu berasal dari perekonomian masyarakat tahap satu sebesar Rp 10,3 triliun, kemudian kedua Rp 22,9 triliun,  pelebaran anggaran sebesar 0,8 persen dari yang sebelumnya di APBN tahun 2020. Kedua kalinya tahapan ekonomi yaitu pada 25 Februari 2020 dan pada 13 Maret 2020.
"Tahapan kedua ini ada delapan kebijakan yang empat terkait dengan sektor fiskal perpajakan, yang empat yang lain terkait non fiskal mengenai percepatan lalu lintas barang 4impor ekspor dan logistik barang-barang yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 ini," ucap Susi.
Dana yang sebesar Rp 158,2 triliun, kata Susi berasal dari Tahapan I sebesar Rp 10,3 triliun. Insentif ini diumumkan pemerintah pada 25 Februari tahun ini, ada sekitar delapan kebijakan yang dibuat pemerintah untuk menghentikan dampak virus c.orona.
Sebanyak delapan kebijakan itu adalah tambahan manfaat kartu sembako, diskon liburan, insentif maskapai dan agen perjalanan, insentif bebas pajak hotel dan restoran, serta kompensasinya ke pemerintah daerah (Pemda), hingga tambahan subsidi bunga dan uang muka (DP) rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Intinya fokus ke dalam sektor ekonomi yang menangani lalu lintas orang. Karena itu, kebijakan lebih banyak ke sektor pariwisata, akomodasi dan transportasi. Tapi, dari 8 tadi juga banyak di luar sektor pariwisata, ada 8 kebijakan stimulus tahap I yang besarnya Rp 10,3 triliun,"jelasnya.

Selanjutnya berasal dari Tahap II yang diumumkan pada 13 Maret tahun ini. Pemerintah memberikan keringanan pajak dan kebijakan kelancaran ekspor dan impor khususnya bagi produk-produk yang terdampak COVID-19. Anggaran yang disediakan mencapai Rp 22,9 triliun. Pengamat kebijakan di Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah mengatakan bahwa seharusnya pemerintah menganggarkan 50% atau setidaknya 30% dari APBN.

Related

Opini 4931362174400530794

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item