Optimalisasi Redesain Sistem Penganggaran Dalam Menghadapi New Normal

Oleh : Liya Fitriya N.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Semester 4

        Kebijakan redesain system penganggaran akan diterapkan pemerintah dalam system penganggaran Tahun 2021 agar realisasi belanja lebih optimal dan efektif. Dimana redesain system penganggaran ini akan mengadopsi dari konsep money follow program. Konsep money follow program sendiri merupakan konsep pendekatan penganggaran yang lebih focus pada program/kegiatan yang terkait langsung dengan prioritas nasional serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Penganggangaran money follow program juga mendukung pendekatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah ( RKP ), yaitu perencanaan yang holistic (menyeluruh), tematik (terfokus), terintegrasi (terpadu) dan spasial (lokasi yang jelas).   Pada kondisi penurunan belanja, money follow program diimplementasikan dengan cara mengamankan alokasi pada prioritas, realokasi dari program kegiatan yang telah cukup mendapat penekanan  pada tahun-tahun sebelumnya, dan efisiensi program/kegiatan nonprioritas. Redesain Sistem Anggaran merupakan tindak lanjut dari reformasi penganggaran untuk mewujudkan anggaran yang efektif efisien dan bermanfaat. Redesain Sistem Penganggaran dalam rangka Refocusing Menghadapi Era New Normal merupakan sebuah tuntutan yang tidak terelakkan. Perubahan ini merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan.  Oleh karena itu persiapan yang telah ditetapkan hendaknya dapat dijalankan dengan baik agar tidak ada resistensi dalam pelaksanaannya. Salah satu metode yang dapat dilakukan pada Redesain Sistem Penganggaran adalah penguatan penerapan anggaran berbasis kinerja dengan mengintegrasikan sistem IT serta penataan organisasi yang lebih baik. Selain itu dalam meredesain sistem penganggaran, logika input-output-outcome dapat tergambar dengan jelas sehingga efektifitas-efisiensi anggaran akan menjadi lebih mudah untuk di ukur dan dinilai. Pelaksanaan Redesain Sistem Penganggaran dapat meningkatkan kesederhanaan dan kualitas anggaran program di Kementerian dan Lembaga Negara. Namun begitu, dalam penyusunan APBN 2021 penerapan redesain tersebut memerlukan sinergi bersama antar stakeholder baik di tingkat pusat maupun daerah sehingga ketika ditetapkan nanti, anggaran DIPA dapat berkualitas dan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Sri Mulyani menyatakan bahwa ada dua aspek yang ingin dicapai oleh pemerintah dari proses redesain anggaran yaitu, memperkuat penerapan anggaran berbasis kinerja serta konvergensi program dan kegiatan kemeterian lembaga. Karena selama ini masih banyak ditemukan kelemahan dalam pengelolaan anggaran. Hal ini yang membuat berbagai tujuan atau program dari pemerintah tidak dapat terealisasikan dengan baik dan selama ini masih kerap tidak sinkron antara program pusat dengan daerah terutama dalam penganggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) fisik. Untuk itu, dibutuhkan koordinasi baik di tingkat pusat maupun daerah agar penggunaan anggaran bisa memiliki manfaat yang lebih baik. Redesain Sistem Penganggaran ini dilakukan untuk mengoptimalkan anggaran belanja dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemic Covid 19 serta perencanaan dan penganggaran agar lebih tepat sasaran dan fleksibel, penguatan penerapan penganggaran berbasis kinerja, peningkatan informasi pada dokumen anggaran, serta mengurangi kebutuhan fasilitas 'tagging', namun apabila diperlukan fasilitas ini bisa dilakukan secara terbatas.. Pemerintah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk menutup kebutuhan pembiayaan untuk penanganan Covid 19.



Related

Opini 3873618040040484231

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item