Laju Penambahan Kasus Covid 19 Di Provinsi Jawa Timur Terus Terjadi ,Penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai)Kabupaten Sidoarjo Di Perpanjang

Foto : Istimewa Bantuan Langsung Tunai

Oleh : Muzrima Anzaldi S
Dari Unniversitas Muhammadiyah Sidoarjo
Prodi Administrasi Publik


Laju penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) terus terjadi. Pada Kamis (18/6), dari 1.331 kasus positif Covid-19, Jatim menyumbang angka terbanyak dengan 384 orang. Jatim mengalahkan DKI Jakarta yang kasus positifnya bertambah 173 orang. Berdasarkan data BNPB yang dirangkum Republika, Jatim menempati posisi puncak sebagai provinsi penyumbang kasus Covid-19 terbanyak sepanjang 11 hari terakhir. Terakhir kalinya Jatim tidak memuncaki daftar penyumbang Covid-19 terbanyak pada 7 Juni lalu. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dampak pandemi virus Corona telah mengganggu stabilitas sistem keuangan. Hal ini didukung oleh berbagai kebijakan yang diterapkan untuk meminimalkan penyebaran virus ini. Seperti pembatasan sosial (social distancing) dalam bentuk pelarangan perjalanan (travel ban), penutupan perbatasan antarnegara (closed borders), penutupan sekolah, kantor, dan tempat ibadah bahkan isolasi suatu wilayah tertentu (lockdown). Berbagai langkah ini, disinyalir menyebabkan aktivitas ekonomi menurun drastis. Terlebih, aktivitas ekonomi ini terganggu dari dua sisi sekaligus, baik dari sisi permintaan (demand) maupun dari sisi penawaran (supply).
PLT Bupati sidoarjo, Nur Ahmad syaifudin menjelaskan penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)  di sidoarjo memang cukup efektif untk memutus mata rantai penularan virus corona (covid-19) dan semua SOP akan berjalan efektif karena akan diikuti pemberlakuan sanksi untuk melanggar dan untuk mendukung penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tersebut. Pemkab sidoarjo harus menyiapkan stimulus ekonomi kepada masyarakat yang terdampak penerapan PSSB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di sidoarjo ini. Saat ini Pemkab Sidoarjo sudah melakukan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp. 14 miliar dan masih ada potensi untuk dinaikan Rp. 84 miliar lagi, karena dari dampak penerapan PSBB ini yang paling berat memang kepada dampak social ekonominya. Karena banyak pabrik dan perusahaan yang tidak bisa beroprasi di sidoarjo ini mengingat banyak industry di sidoarjo.
Penprov jatim sudah menyiapkan 2,38 Triliun untuk penanganan Covid-19 sumber Anggaran tersebut 8% dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) jatim 2020. 2.38 Triliun APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) jatim 2020 ini sudah disepakati untuk penanganan Covid-19, salah satunya untuk skema bantuan makanan pokok berupa 21.000 ton beras. Selain makanan pokok pemerintah juga memberikan bantuan berupa uang tunai. Dinas pertanian berkoordinasi dengan dinas social untuk mendata warga tak mampu yang ada di jawa timur. Kemudian penprof jatim menggelontorkan dana ini melalui BLT dana Desa tiap Daerah.
BLT (bantuan langsung Tunai) pada warga yang terdampak Covid-19 yang bersumber dari penprof jatim ini akan disalurkan ke Kabupaten sidoarjo pada 3 bulan kedepan. Di bulan pertama BLT (bantuan langsung Tunai) kabupaten sidoarjo ini diberikan pada bulan mei , lalu bulan ke dua di berikan pada bulan juni dan terakhir di bulan ke tiga yang akan diberikan pada awal juli nanti. Semua penerima BLT tersebut masing-masing per KK akan mendapatkan RP. 600.000 per bulan. Jadi total yang akan diterima selama tiga bulan ini adalar Rp. 1,8 juta Rupiah. BLT ini di bagikan kepada 48 ribu masyarakat yang tidak mampu di Kabupaten sidoarjo. Yang menerima BLT (bantuan langsung Tunai) tersebut dapat dikatakan hamper 68% dari jumlah KK yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang sudah mendapatkan bantuan. Dalampenyaluran BLT (bantuan langsung Tunai) ini Kabupaten Sidoarjo menggandeng PT. Pos Indonesia. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga bakal membantu masyarakat di luar  Sidoarjo yang tinggal di Sidoarjo dan belum mendapatkan bantuan apapun. Warga tersebut diminta untuk melapor ke RT setempat (tempat tinggal) agar bisa diteruskan ke pemda dan mendapatkan BLT (bantuan langsung Tunai) tersebut.
Periode Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa ini akan di perpanjang. Sesuai keputusan presiden, (BLT) Bantuan Langsung Tunai  Dana Desa semula hanya 3 bulan yakni di bulan Mei, Juni, dan Juli. Kemungkinan akan ditambah 3 bulan lagi di bulan selanjutnya yakni Agustus, September, Oktober. Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan langkah ini dilakukan agar dapat membantu masyarakat untuk menopang daya beli yang menurun baik akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun karena dalam situasi yang rentan. Kebijakan ini, tertuang dalam peraturan menteri Keuangan (PMK) nomor 50/PMK.07/2020 tentang perybahan kedua atas 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. Perpanjangan pemberian (BLT) Bantuan Langsung Tunai ini, juga di lakukan untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat yang terkena krisis sebagai dampak Covid-19 ini. Perpanjangan (BLT) Bantuan Langsung Tunai ini menggunakan anggaran Dana Desa yang masih tersisa. Akan tetapi besaran nilainya mungkin akan dipangkas 50% dari yang pernah di dapat sebelumnya. Dan mungkin penerimanya akan sedikit berkurang di karenakan di bulan Agustus kemungkinan aka nada pelonggaran PSBB yang pernah di berlakukan, sehingga berkemungkinan warga yang terdampak tersebut dari sebgaian besar ada yang sudah bekerja kembali.

Related

Opini 1866142367994605828

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item